Sleman

RSUD Sleman Keberatan Jika Harus Jadi UPT

Perubahan status ditakutkan akan berdampak pada fasilitas pelayanan kesehatan RSUD yang akhirnya juga berpengaruh kepada keselamatan pasien.

RSUD Sleman Keberatan Jika Harus Jadi UPT
TRIBUNJOGJA.COM / Siti Umaiyah
Joko Hastaryo saat menyampaikan keberatannya jika RSUD berubah menjadi UPT 

TRIBUNJOGJA.COM – Terkait adanya perubahan status Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) yang sebelumnya mandiri menjadi Unit Pelayanan Teknis (UPT) di bawah Dinas Kesehatan berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah, RSUD Sleman masih merasa keberatan.

Hal tersebut disampaikan oleh Joko Hastaryo, selaku Plt Direktur RSUD Sleman.

Baca: Disdukcapil Sleman Gandeng RSUD Sleman dalam Pelayanan Akta Kelahiran dan Kematian

Joko menyampaikan, perubahan status tersebut ditakutkan akan berdampak pada fasilitas pelayanan kesehatan RSUD yang akhirnya juga berpengaruh kepada keselamatan pasien.

“Semua RSUD di Indonesia, melalui Asosiasi Rumah Sakit Daerah (ARSADA) masih berharap tidak jadi UPT. Karena dengan UPT nanti fleksibilitas berkurang, dampaknya pada fasilitas pelayanan kesehatan RSUD dan akhirnya pada keselamatan pasien,” terangnya pada Tribunjogja.com.

Joko menerangkan, sampai saat ini seluruh RSUD di Indonesia masih melakukan kajian mengenai cara agar RSUD tidak menjadi UPT.

“Sementara kita tetap melakukan kajian bagaimana caranya tidak menjadi UPT. Walaupun itu tergantung Peraturan Pemerintah Nomor 18 tahun 2016 yang sudah mengamanatkan RSUD menjadi UPT. Masih ada peluang, kalau ada revisi kemungkinan tidak jadi UPT,” katanya.

Dia mengatakan, ARSADA Pusat saat ini juga masih melakukan rapat intens dengan Kementerian terkait,

“Seluruh prosesnya ada di pusat. Kita sudah memberikan masukan ke pusat melalui ARSADA. ARSADA Pusat sudah rapat intens dengan kementerian terkait,seperti Kementerian Kesehatan, Kementerian PAN RB dan Kemendagri. Hanya saja dari Kemendagri masih tetap kekeuh urusan kesehatan RSUD menjadi bagian dari Dinkes,” katanya.

Baca: RSUD Sleman Resmikan Ruang VVIP Kelas Hotel Bintang Lima

Sebagai orang yang sudah lama di RSUD, Joko masih merasa keberatan.

“Kalau saya pribadi yang lama di RSUD saya rasa cukup berat jika RS yang besar jadi UPT Dinkes. Tapi kembali lagi, seberat apapun ya harus kita jalankan. Kalau secara kelembagaan kita tetap berharap RS UD tidak menjadi UPT yang memiliki otonomi khusus,” terangnya. (*)

Penulis: Siti Umaiyah
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help