Yogyakarta

NYIA Jadi Tantangan Bagi Birokrasi dan Masyarakat DIY

NYIA Jadi Tantangan Bagi Birokrasi dan Masyarakat DIY. NYIA Menjadi Pintu Masuk Pasar Ekspor DIY.

NYIA Jadi Tantangan Bagi Birokrasi dan Masyarakat DIY
Tribun Jogja/ Rizki Halim
Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekda DIY, Budi Wibowo 

TRIBUNJOGJA.COM - Pemerintah Daerah (Pemda) DIY menilai keberadaan New Yogyakarta International Airport (NYIA), di Kulonprogo, yang kini masih dalam proses pembangunan, menjadi tantangan tersendiri, bagi kalangan birokrasi dan masyarakat.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda DIY, Budi Wibowo, mengatakan bahwa dengan berfungsinya NYIA, yang ditargetkan rampung pada 2019 mendatang, Yogyakarta bakal memiliki pasar ekspor yang bisa dibilang sangat menjanjikan.

Oleh sebab itu, tambahnya, bagi birokrasi, atau dalam hal ini dinas-dinas terkait di DIY, yang memiliki sederet program, semestinya bisa memberikan pelatihan implementatif kepada masyarakat, terkait produk-produk yang laku di pasaran internasional.

Baca: Peduli Sampah, Ratusan Mahasiswa ITY Bersihkan Selokan di Jalan Bantul

"Jadi, quality control-nya harus bisa bersaing dengan pasar global. Sedangkan sejauh ini kan hanya koyo adate (seperti biasanya), ya nggak bisa seperti itu," katanya, Jumat (10/8/2018).

"Harus segera, karena 2019 kan sudah mulai takeoff directflight ke berbagai negara. Jadi, ya harus dipersiapkan dari sekarang," imbuh Budi.

Di samping itu, masyarakat pun dituntut untuk ikut berperan aktif dalam proses tersebut.

Jangan sampai, di tengah percepatan pembangunan NYIA, masyarakat justru tidak responsif terhadap multiplayer effect dari bandara bertaraf internasional itu.

"Jangan-jangan nanti malah masyarakat luar yang masuk, yang responsif. Ini tentu merugikan, karena akhirnya masyarakat kita hanya jadi penonton, bukan pelaku," ucapnya. (tribunjogja)

Penulis: aka
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved