Soccer Style

Bona Simanjuntak Sesalkan Kepemimpinan Wasit di Laga Melawan Mojokerto Putra

Dua kekalahan beruntun harus diterima PSIM Yogya usai kalah 1-4 dari Mojokerto Putra pada pekan ke-13 Liga 2 2018 di Stadion Gajah Mada, Mojosari

Bona Simanjuntak Sesalkan Kepemimpinan Wasit di Laga Melawan Mojokerto Putra
Media Officer PSIM Yogya
Pelatih PSIM Yogyakarta, Bona Simanjuntak dan Supriyadi Eeng 

TRIBUNJOGJA.COM - Dua kekalahan beruntun harus diterima PSIM Yogya usai kalah 1-4 dari Mojokerto Putra pada pekan ke-13 Liga 2 2018 di Stadion Gajah Mada, Mojosari, Mojokerto, Jumat (10/8/2018).

Empat gol Mojokerto Putra dipertandingan ini masing-masing dicetak oleh Indra Setiawan melalui eksekusi penalti (14'), Ricky Kambuaya (41'), Haris Tuharea (75') dan gol penutup dari pemain pengganti Salim Ohorella (80').

Sedangkan gol balasan dari Laskar Mataram dicetak oleh Supriyadi (79').

Meski banyak melakukan perubahan komposisi pemain dan menerapkan strategi sedikit berbeda dengan memasang dua penyerang bersamaan, pelatih PSIM Yogya, Bona Simanjuntak menilai perubahan tersebut tidak terlalu berpengaruh pada permainan.

Baca: PSIM Yogya Takluk dari Mojokerto Putra

Bahkan menurutnya secara permainan, anak didiknya bisa bermain lebih baik dibanding tuan rumah.

"Anak-anak lada intinya main bagus, emosi sudah terkontrol cuma silahkan menilai sendiri. Bukan saya mencari kesalahan, tapi wasit kacau hari ini," ujar Bona Simanjuntak.

Menurutnya, ada banyak keputusan wasit yang merugikan bagi timnya.

"Gol pertama melalui penalti saya pikir sebenarnya tidak harus terjadi, karena Nanda bukan melanggar sebaliknya dia menghindari benturan," kata Bona.

"Juga gol kedua, bola seharusnya sudah out terlebih dulu. Tapi akhirnya diheading ke depan gawang dan akhirnya terjadi gol. Bukan lagi kecewa, tapi kecewa sekali," pungkas Bona.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help