Yogyakarta

Tumbuhkan Apresiasi Terhadap Peninggalan Sejarah Melalui Pameran BARAHMUS

Museum merupakan media untuk membangun karakter bangsa dan menjadi sumber inspirasi bagi generasi muda.

Tumbuhkan Apresiasi Terhadap Peninggalan Sejarah Melalui Pameran BARAHMUS
TRIBUNJOGJA.COM / Noristera Pawestri
pengunjung saat melihat koleksi yang ada di Pameran BARAHMUS di Benteng Vredeburg 

Laporan Reporter Tribun Jogja Noristera Pawestri

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Museum merupakan media untuk membangun karakter bangsa dan menjadi sumber inspirasi bagi generasi muda.

Keberadaan museum menjadi sangat strategis untuk mengenal dan mempelajari lebih dalam tentang peradaban sebuah bangsa.

Untuk itu, dalam rangka mempublikasikan museum anggota Badan Musyawarah Musea (BARAHMUS) DIY kepada masyarakat sekaligus memperingati berdirinya BARAHMUS DIY yang ke-47, Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta menggelar pameran bersama berjudul "Pameran Koleksi Unggulan Museum Anggota BARAHMUS DIY".

Pameran bertajuk Museum Sebagai Media Pendidikan Karakter" ini berlangsung 9-13 Agustus.

Baca: Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta Gelar Pameran Bersama BARAHMUS

Kepala Museum Benteng Vredeburg, Christriyati Ariani berharap, pameran ini dapat menjadi media bagi museum untuk mempublikasikan koleksinya sehingga nantinya masyarakat khususnya generasi muda dapat memanfaatkan museum sebagai media pendidikan non formal.

"Harapanya juga dapat membuka cara pandang masyarakat bahwa museum itu tidak lagi angker, kotor, pengap, kuno dan membosankan,"  ujar Christriyati pada Kamis (9/8/2018).

Ia menambahkan, melalui pameran yang menarik dapat menggugah dan meningkatkan minat masyarakat untuk mengunjungi museum, sehingga kebiasaan  mengunjungi museum tidak hanya oleh  kalangan pelajar, mahasiswa, guru dan  dosen, tetapi juga masyarakat umum.

Menurutnya, pengelola museum harus terus menjalin komunikasi dan berinteraksi dengan masyarakat melalui komunitas-komunitas.

Baca: Wow! Tiga Koleksi Museum Ini Usianya Ratusan Juta Hingga 3,7 Miliar Tahun

"Ini tantangan bagi para pengelola museum untuk dapat menampilkan museum sebagai lembaga yang berfungsi melindungi, mengembangkan, mengomunikasikan dan memanfaatkan koleksi kepada masyarakat," lanjutnya.

Melalui koleksi yang ada di museum, pihaknya berharap dapat menumbuhkan apresiasi masyarakat terhadap benda-benda peninggalan sejarah masa lampau.

"Dengan tersajinya benda-benda koleksi unggulan dari museum peserta pameran, maka informasi koleksi yang memuat nilai-nilai luhur sejarah dan budaya akan diterima oleh masyakarat," terang dia.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Noristera Pawestri
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved