Sleman

Masuk Bursa Cawapres Jokowi, Mahfud MD Urus Surat Keterangan Tidak Pernah sebagai Terpidana

Mahfud MD Kantongi Surat Keterangan Tidak Pernah sebagai Terpidana dari PN Sleman

Masuk Bursa Cawapres Jokowi, Mahfud MD Urus Surat Keterangan Tidak Pernah sebagai Terpidana
IST
Mahfud MD 

TRIBUNJOGJA.COM  –  Salah satu kandidat bakal calon wakil presiden( Cawapres) yang akan mendampingi Joko Widodo, Mahfud MD diketahui sudah mengurus surat Keterangan Tidak Pernah sebagai Terpidana dari Pengadilan Negeri (PN) untuk syarat pencalonan sebagai pejabat negara.

Bahkan surat tersebut sudah diterbitkan pada 8 Agustus 2018 lalu.

Humas PN Sleman, Ali Sobirin saat dihubungi Tribun Jogja pada 9 Agustus 2018 mengakui kalau Prof Mahfud MD sudah mengurus surat Keterangan Tidak Pernah sebagai terpidana ke pihaknya.

PN Sleman sendiri sudah menerbitkan  surat keterangan bernomor 1030/SK/HK/08/2018/PNSmn yang menerangkan bahwa Prof Mahfud MD, jenis kelamin laki-laki, tanggal lahir Sampang 13 Mei 1957, alamat Sambilegi, bekerja sebagai Dosen, Pendidikan S3, sudah dikeluarkan oleh PN Sleman.

“Tanggal 8 Agustus 2018, pada hari itu juga Ketua PN Sleman Ibu Erma Suharti S.H M.A setelah melakukan pemeriksaan register  perkara pindana, sehingga PN Sleman mengeluarkan Surat Keterangan,” terangnya.

Ali menerangkan, berdasarkan pemeriksaan perkara register oleh PN Sleman, hingga saat dikeluarkan surat keterangan, Mahfud MD tidak sedang menjalani hukuman penjara, dan tidak pernah dijatuhi hukuman penjara berdasarkan keterangan Pengadilan Negeri yang memiliki kekuatan hukum tetap.

Ali menerangkan, alasan pengajuan yang ada dalam keterangan surat ialah dipergunakan untuk sebagai persyaratan pencalonan Pejabat Negara.

“Jadi pengadilan negeri, pada waktu pengajuan yang berlaku bagi siapapun termasuk pihak yang mau mencaleg yang ditandatangani oleh pihak yang bersangkutan. Surat permohonan masuk, diajukan, kemudian dicek diregister perkara pidana. Jika yang bersangkutan tidak pernah dijatuhi pidana, kemudian surat keterangan langsung diberikan dan diambil,” terangnya. (tribunjogja)

Penulis: Siti Umaiyah
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved