Yogyakarta

DPD RI Minta Pemda DIY Benahi Infrastruktur Penunjang Wisata

DPD RI Minta Pemda DIY Benahi Infrastruktur Penunjang Wisata. Selama Ini, Infrastruktur Penunjang Wisata Belum Sepenuhnya Memadahi.

DPD RI Minta Pemda DIY Benahi Infrastruktur Penunjang Wisata
Tribun Jogja/ Azka Ramadhan
Seminar bersama empat senator DIY, dengan tema "Peran DPD RI dalam percepatan pembangunan daerah sektor pariwisata dan infrastruktur", di Gedung DPD RI Perwakilan DIY, Yogyakarta, Kamis (9/8/2018). 

TRIBUNJOGJA.COM - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) RI memandang DIY masih memiliki pekerjaan rumah di bidang pariwisata, khususnya terkait infrastruktur pendukung.

Untuk itu, DPD berharap Pemerintah Daerah( Pemda) DIY segera melakukan pembenahan sehingga sektor pariwisata bisa terus berkembang pesat.

Anggota DPD RI, Afnan Hadikusumo, mengatakan bahwa antara pariwisata dengan infrastruktur bagaikan dua mata keping yang tak bisa dipisahkan.

Sebab, apabila ingin pariwisata berkembang, maka infrastruktur harus disiapkan terlebih dahulu.

"Kita harapkan, dengan pembangunan yang lebih baik, objek-objek wisata yang berpotensi di DIY itu bisa dikembangkan dan dipromosikan ke luar negeri," katanya, di Gedung DPD RI Perwakilan DIY, Yogyakarta, Kamis (9/8/2018).

Baca: GKBRAA Paku Alam Berharap Peringatan Hari Anak Nasional Dapat Meningkatkan Solidaritas Anak

"Dengan begitu, kita akan mendapatkan hasil yang lebih baik lagi untuk masyarakat. Apalagi, sejauh ini, 51 persen pendapatan masyarakat kita itu dari bidang pariwisata," tambah senator yang diusung oleh Muhammadiyah tersebut.

Salah satu hal yang menjadi sorotan Afnan adalah masalah penerangan jalan menuju objek pariwisata yang belum sepenuhnya mumpuni.

Terlebih, menurutnya, dewasa ini, objek wisata alam menjadi magnet bagi para turis yang mengunjungi DIY.

"Sementara penerangan jalan menuju objek wisata pantai, gunung dan hutan itu sejauh ini masih kurang. Apalagi, kecenderungan wisatawan sekarang, ya ke destinasi alam itu," ucapnya.

Selain permasalahan tersebut, ia menilai, Pemda DIY juga harus memperhatikan aspek kebersihan dan kultur masyarakat di kawasan pariwisata.

Jangan sampai perilaku 'nuthuk', atau menaikkan harga di atas batas kewajaran, terjadi lagi di Yogyakarta. (tribunjogja)

Penulis: aka
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help