Sleman

Cuaca Dingin, Dinkes Sleman Himbau Warga Waspadai 3 Gangguan Kesehatan Ini

Cuaca Dingin, Dinkes Sleman Himbau Warga Waspadai 3 Gangguan Kesehatan Ini

Cuaca Dingin, Dinkes Sleman Himbau Warga Waspadai 3 Gangguan Kesehatan Ini
Tribun Jogja/ Siti Umaiyah
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, Joko Hastaryo saat memberikan himbauan kepada masyarakat terkait dengan suhu udara yang dingin yang melanda wilayah DIY dalam beberapa hari terakhir, Kamis (9/8/2018) 

TRIBUNJOGJA.COM – Dalam beberapa hari terakhir, wilayah DIY, termasuk Kabupaten Sleman suhu udara cukup dingin.

Kondisi itu tentunya bisa berdampak negatif terhadap kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman Joko Hastaryo mengatakan suhu dingin yang melanda beberapa hari terakhir ini bisa mengganggu kesehatan jika tidak diantisipasi dengan baik.

Untuk itu pihaknya menghimbau kepada masyarakat lebih memperhatikan kondisi fisik agar tetap fit.

Suhu dingin ini menurutnya bisa menyebabkan gangguan kesehatan, mulai dari asma, persendian serta gangguan pada bayi.

“Kalau efek secara langsung yakni hipertermi. Suhu tubuh di bawah suhu normal. Yang paling berbahaya adalah pada bayi, terutama yang baru lahir,” terangnya.

Baca: DPKD Sleman Akan Bentuk Sejumlah Desa Mandiri Baca

Dia menerangkan, bayi yang baru lahir permukaan tubuh bayi kecil. Hal tersebut menyebabkan panas tubuh bayi cepat habis.

“Bayi jika terjadi hipertermi, efeknya bisa kemana-mana. Ke pernafasan, jantung, sirkulasi darah. Tapi kita memiliki kebiasaan untuk keluarga di Sleman, biasanya memang tidak pernah membiarkan bayi dalam keadaan terbuka. Biasanya di gedong,” terangnya.

Selain itu, Joko juga menghimbau agar masyarakat yang memiliki riwayat asma dan persendian senantiasa mempersiapkan obat-obatan sedini mungkin, karena sangat rentan kambuh saat suhu udara dingin. (tribunjogja)

Penulis: Siti Umaiyah
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help