Techno

Ini Arti dan Awal Mula Adanya Tanda 'Forwaded Message' Muncul di Pesan Whatsapp

WhatsApp mengatakan bahwa para penggunanya yang berada di India lebih sering meneruskan pesan, foto, dan video

Ini Arti dan Awal Mula Adanya Tanda 'Forwaded Message' Muncul di Pesan Whatsapp
ist
ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM - Setiap kali pengguna meneruskan suatu pesan kepada pengguna lain, otomatis Whatsapp akan menandai pesan tersebut.

Dalam pesan yang diteruskan, tulisan 'forwaded message' akan selalu muncul dalam pesan tersebut.

Hal tersebut ternyata adalah fitur baru Whatsapp yang dikeluarkan setelah terjadi sebuah protes di India.

Baca: Whatsapp Akan Punya Fitur Baru, Mudahkan Pengguna Menonton Video dari Platform Lain

Baca: Trik Buka Gembok Kontak Whatsapp yang Terlanjur Diblokir

Baca: Jangan Khawatir Jika Chat Penting di Whatsapp Terhapus, Begini Cara Mencarinya

WhatsApp mengatakan bahwa para penggunanya yang berada di India lebih sering meneruskan pesan, foto, dan video, dari satu grup ke grup lain.

Padahal  satu grup percakapan di WhatsApp dapat memiliki kapasitas maksimal 256 orang. 

Pesan , foto, dan video yang diteruskan tersebut diyakin sebagai sumber berita hoax dan pemicu permasalahan di India.

Ilustrasi: Whatsapp di iOS
Ilustrasi: Whatsapp di iOS (Ist)

Bahkan disebutkan  banyak pesan Whatsapp yang diyakini memicu kekerasan diteruskan ke beberapa kelompok yang masing-masing memiliki lebih dari 100 anggota.

Akibatnya Whatsapp mengatakan akan membatasi berapa kali pesan dapat diteruskan di platformnya, untuk mengekang penyebaran informasi palsu tersebut.

Dalam blog yang dipublikasikan di situs webnya, perusahaan mengumumkan bahwa Whatsapp kini menambahkan fitur untuk membatasi penerusan pesan yang akan berlaku untuk semua orang yang menggunakan WhatsApp.

Baca: Fitur Baru Whatsapp Mark As Read untuk Hindari Pesan yang Menumpuk, Seperti Ini Kegunaan Fiturnya

Baca: Pengguna WhatsApp Bakal Tak Bisa Lagi Sembarangan Forward Pesan

Baca: Whatsapp Punya Fitur Pendeteksi Tautan Mencurigakan

Dilansir Tribunjogja.com dari BBC News, pembatasan penerusan pesan tersebut berlaku untuk satu orang akan dapat meneruskan satu pesan hanya lima kali.

Namun, ini tidak menghentikan anggota lain dari grup untuk meneruskan pesan ke lebih dari lima obrolan mereka sendiri.

WhatsApp menambahkan bahwa mereka berharap tindakan ini akan mengekang frekuensi pesan yang diteruskan.

Ilustrasi: WhatsApp
Ilustrasi: WhatsApp (ist)

Perusahaan pesan online digital tersebut juga mengatakan akan menghapus 'quick forward button' di samping pesan yang berisi gambar atau video. (*)

Penulis: Hanin Fitria
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved