Idul Adha

Masyarakat Masih Belum Pahami Cara Tangani Hewan Kurban

Masyarakat Masih Belum Pahami Cara Tangani Hewan Kurban, Terutama Dalam Membersihkan Jeroan.

Masyarakat Masih Belum Pahami Cara Tangani Hewan Kurban
TRIBUN JOGJA/HASAN SAKRI
PEMERIKSAAN HEWAN KURBAN. Petugas dari tim pemeriksaan hewan Dinas Pertanian Pangan Kelautan dan Perikanaan Bantul melakukan pemeriksaan calon hewan kurban di depo sapi Araihan Kurban, Tirtonirmolo, , Kasihan, Bantul, DI Yogyakarta, Kamis (2/8/2018). Pemeriksaan tersebut untuk mengantisipasi hewan kurban yang tidak seusai syarat dan memastikan kesehatan hewan kurban. 

TRIBUNJOGJA.COM - Idul Adha 2018 tinggal sebentar lagi dijelang. Pemerintah desa diharapkan bisa turut mensosialisasikan cara penyembelihan dan penanganan hewan kurban.

Kepala Seksi Kesehatan Masyarakat Veteriner, Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kulonprogo, Hari Suryanto berharap tahun ini tidak ada lagi warga yang mencuci jeroan hewan di sungai atau saluran air.

Pada tahun lalu, masih ada sebagian masyarakat yang melakukannya dan menandakan belum pahamnya mereka terhadap sanitasi dalam proses penyembelihan dan penanganan hewan kurban.

"Sebaiknya disediakan tempat khusus untuk mencuci jeroan. Jangan di sungai atau selokan dan saluran air," kata Hari, Selasa (7/8/2018).

Menurutnya, sebagian desa sudah mengadakan penyuluhan teknik penyembelihan dan penanganan hewan kurban.

Ini mencakup cara menyembelih yang baik dan benar dengan memperhatikan kondisi kesejahteraan hewan dan penghindarannya dari stres.

Juga, cara penanganan daging sesuai prinsip kesehatan. Hanya saja, baru sedikit masyarakat perdesaan yang betul-betul memahaminya.

Maka itu, peran pemerintah desa untuk turut mensosialisasikan teknik tersebut sangat penting.

"Pemahaman masyarakat masih perlu ditingkatkan," kata Hari. (tribunjogja)

Penulis: ing
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved