Pariwisata

Jika Digarap Maksimal, Pasar Indochina Berpotensi Tingkatkan Kunjungan Wisatawan ke Yogyakarta

Jika Digarap Maksimal, Pasar Indochina Berpotensi Tingkatkan Kunjungan Wisatawan ke Yogyakarta

Jika Digarap Maksimal, Pasar Indochina Berpotensi Tingkatkan Kunjungan Wisatawan ke Yogyakarta
Tribun Jogja/ Noristera Pawestri
Kepala Dinas Pariwisata DIY, Aris Riyanta ketika ditemui usai Rakor Persiapan Sales Mission Branding 10 Destinasi di Indochina yang dihelat di Hotel Jambuluwuk pada Jumat (3/8/2018). 

Laporan Reporter Tribun Jogja Noristera Pawestri

TRIBUNJOGJA.COM - Kepala Dinas Pariwisata DIY, Aris Riyanta menyampaikan, pasar Indochina cukup potensial bagi pariwisata DIY.

Jika dikelola dengan baik, kunjungan wisatawan ke DIY dari kawasan Indochina bisa meningkat.

" Belum begitu banyak wisatawan yang masuk (dari pasar Indochina),"katanya, Jumat(3/8/2018).

Aris menjelaskan, selama ini, pasar utama pariwisata DIY berasal dari Eropa dan Asia, terutama Malaysia dan Singapura.

Sementara kunjungan wisatawan dari kawasan Indochina masih sangat terbatas.

Hal itu terjadi karena belum ada penerbangan langsung dari Yogyakarta ke negara-negara di kawasan Indochina, mulai dari Laos, Myanmar, Kamboja dan Vietnam.

Baca: Hari Keempat, Sudah Terkumpul 178 Tumpeng untuk Acara Dhahar Kembul di Malioboro

"Kendala yang ada memang belum ada direct flight yang ada (direct flight) kan Singapura dan Malaysia," lanjutnya.

Dalam Rakor Persiapan Sales Mission Branding 10 Destinasi di Indochina yang dihelat di Hotel Jambuluwuk pada Jumat (3/8/2018), pihaknya menyampaikan, untuk pariwisata di DIY sendiri akan menawarkan Borobudur.

"Yogja yang ditawarkan di samping Borobudur juga akan menawarkan Gunung Merapi karena di sana tidak banyak gunung aktifnya," katanya.

Selain itu, untuk DIY sendiri juga akan menawarkan wisata budayanya, seperti Keraton Yogyakarta, Benteng Vredeburg, atraksi seni budaya.

Pihaknya berharap, melalui Pasar Indochina imi nantinya dapat meningkatkan pariwisata di DIY.

"Ini peluang bagi DIY untuk meningkatkan wisatwan mancanegara dengan difasilitasi oleh Kementerian Pariwisata," terang dia.(tribunjogja)

Penulis: Noristera Pawestri
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help