Kota Jogja

Hari Keempat, Sudah Terkumpul 178 Tumpeng untuk Acara Dhahar Kembul di Malioboro

Sejumlah komunitas masyarakat yang ada di Yogyakarta pun telah menyatakan kesediaannya untuk menyumbang tumpeng.

Hari Keempat, Sudah Terkumpul 178 Tumpeng untuk Acara Dhahar Kembul di Malioboro
ist/dok.pri
Komunitas pedagang Malioboro berkoordinasi di pendapa kecamatan Gondomanan untuk pemantapan dhahar kembul Sultan, Jumat (3/8/2018). Mereka berhasil menghimpun sebanyak 74 buah tumpeng. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Perhelatan tumpengan Pancasila dhahar kembul Sultan bersama rakyat di Malioboro dalam rangka Bulan Pancasila 2018, sekaligus menyambut HUT ke-73 kemerdekaan Republik Indonesia, disambut antusias oleh masyarakat Yogyakarta.

Hingga hari ke-empat donasi tumpeng dirilis ke publik, sudah terkumpul 178 buah tumpeng, Jumat (3/8/2018).

Jumlah ini pun dipastikan masih akan terus bertambah.

Sejumlah komunitas masyarakat yang ada di Yogyakarta pun telah menyatakan kesediaannya untuk menyumbang tumpeng.

Komunitas tersebut di antaranya adalah Tridarma (26 tumpeng), Pemalni (10 tumpeng), Komaba (2 tumpeng), Lesehan (2 tumpeng), Pasar Sore (5 tumpeng), Handayani (2 tumpeng), Pasar Senthir (2 tumpeng), Unit 37 souvenir (5 tumpeng), Tri Manunggal (5 tumpeng), Paguyuban Pengusaha Makan Siang PPMS (2 tumpeng), Paguyuban Pengusaha Malioboro Achmad Yani PPMAY (9 tumpeng), Komunitas Kampung Sosrokusumo (1 tumpeng), Padma atau Paguyuban Angkringan (2 tumpeng),  dan Paguyuban Ibu-Ibu Kawasan Malioboro (1 tumpeng).

Pedagang Malioboro dan juga Pasar Beringharjo selama ini memang dikenal kompak serta selalu nyengkuyung berbagai kegiatan yang sifatnya massif dan kolosal di Yogyakarta.

Tumpengan Pancasila menjadi momentum strategis berkelanjutan merawat gotong-royong. (*)

Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved