Pendidikan

Seribu Siswa Sekolah Non-Formal di Kota Yogya Akan Ikut Uji Kompetensi

Peserta yang dinyatakan lulus uji kompetensi, nantinya akan mendapatkan sertifikat dari Lembaga Sertifikasi Kompetensi.

Seribu Siswa Sekolah Non-Formal di Kota Yogya Akan Ikut Uji Kompetensi
TRIBUNJOGJ.COM / Kurniatul Hidayah
Kepala Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta, Edy Heri Suasana saat memberikan keterangan pers, Kamis (2/8/2018). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Kurniatul Hidayah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Direktorat Pembinaan Kursus dan Pelatihan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Yogyakarta'>Kota Yogyakarta akan menyelenggarakan Gelar-Karya Kursus Pelatihan dan Job Fair 2018 selama dua hari, yakni 11-12 Agustus 2018, di Jogja Expo Center (JEC).

Kepala Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta, Edy Heri Suasana menjelaskan bahwa acara tersebut merupakan acara tahunan yang menjaring 1.000 peserta.

Baca: Disdik Kota Yogya Kantongi Sebaran Siswa yang Ada di Wilayahnya

Peserta tersebut berasal dari siswa sekolah non-formal.

"Gelaran ini ada uji kompetensi dengan target 1.000 peserta, mencakup 13 jenis keterampilan, pameran pendidikan, dan seminar. Seminarnya tentang enterpreneurship yang bekerjasama dengan dinas," ucapnya pada Tribunjogja.com, Kamis (2/8/2018).

Uji kompetensi, lanjutnya, merupakan kegiatan rutin Direktorat, namun kali ini dikompilasi dengan 12 jenis keterampilan.

Mulai dari refleksi, Bahasa Inggris, senam, teknik akuntasi, komputer, desain grafis, bordir dan sulam, hantaran, akupresure, tata rias pengantin hijab, tata rias pengantin non-hijab, membatik, dan tata busana.

"Kalau peserta uji kompetensinya meliputi otomotif, komputer, elektronik, menjahit, pariwisata, bahasa korea, kesehatan, kecantikan, tata boga, dan perikanan," ucapnya.

Baca: Pendidikan Global Penting untuk Atasi Gagap Budaya

Uji kompetensi tersebut, lanjutnya, berlangsung selama delapan jam dari pagi hingga sore.

Peserta yang dinyatakan lulus uji kompetensi, nantinya akan mendapatkan sertifikat dari Lembaga Sertifikasi Kompetensi.

"Jadi mereka mendapatkan sertifikat dari satu-satunya lembaga yang berhak mengeluarkan sertifikat uji kompetensi," tambahnya. (*)

Penulis: kur
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help