Saat Berhaji, Penderita Diabetes Jangan Lupa Bawa Permen dan Makanan Kecil

Dengan persiapan matang, penyandang diabetes pun bisa nyaman memenuhi panggilan menjadi tamu Allah di Mekah.

Saat Berhaji, Penderita Diabetes Jangan Lupa Bawa Permen dan Makanan Kecil
KOMPASIANA
Ilustrasi Jamaah haji 

TRIBUNJOGJA.COM - Menunaikan ibadah haji, wajib hukumnya bagi umat Islam yang mampu dari segi keimanan, keuangan, keamanan dalam perjalanan, dan tak kalah penting, kesehatan.

Dengan persiapan matang, penyandang diabetes pun bisa nyaman memenuhi panggilan menjadi tamu Allah di Mekah.

Dalam menjalankan ibadah haji, ada beberapa rangkaian kegiatan yang memerlukan ketahanan fisik yang baik. Juga dibutuhkan tubuh yang kuat. Bagaimana dengan para penderita diabetes?

Diabetes bukan alangan bagi seorang Muslim untuk menunaikan ibadah haji. Yang penting, persiapan diri yang baik.

Kontrol gula darah

Diabetes mellitus adalah penyakit menahun yang ditandai oleh tingginya kadar gula (glukosa) dalam darah. Kadar gula darah yang tinggi bisa karena hormon insulin tubuh yang kurang atau kerja dari hormon ini yang terganggu, bisa juga karena kedua sebab itu.

Hormon insulin diperlukan tubuh dalam proses metabolisme glukosa. Bila jumlahnya kurang atau kerjanya terganggu, maka tidak semua zat gula dapat diolah dengan baik sesuai kebutuhan.

Akibatnya, terjadi penumpukan gula di dalam darah. Kadar gula darah pun meningkat.

Kadar gula terlalu tinggi kalau sudah melewati batas ambang ginjal dan sebagian gula itu akan keluar bersama kencing atau urine penderita. Tak heran di kalangan masyarakat awam penyakit ini dikenal sebagai penyakit kencing manis.

Penyakit ini memang tidak bisa sembuh, tapi dapat dikontrol untuk mencegah atau menunda timbulnya komplikasi kronis. Selain itu juga mencegah terjadinya komplikasi akut berupa hipoglikemi dan hiperglikemi.

Halaman
1234
Editor: iwanoganapriansyah
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help