Idul Adha 1439 H

Ini Penjelasan Terkait Perbedaan Takbir Idul Adha dan Idul Fitri

Di hari raya, baik itu Idul Fitri ataupun Idul Adha, disunahkan untuk banyak mengingat Allah dengan bertakbir.

Ini Penjelasan Terkait Perbedaan Takbir Idul Adha dan Idul Fitri
TRIBUNJOGJA/Bramasto Adhy
SALAT ID LEBARAN HAJI : Ribuan umat Islam menunaikan salat Idul Adha 1436 H di Gumuk Pasir, Parangkusumo, Bantul, Rabu (23/4) 

TRIBUNJOGJA.COM - Hari raya Idul Adha 1439 H akan dirayakan umat Islam di bulan Agustus 2018 ini.

Namun untuk waktu pastinya belum diketahui, karena masih menunggu sidang itsbat oleh Kementerian Agama (Kemenag) RI, pada 11 Agustus 2018 mendatang.

Di hari raya, baik itu Idul Fitri ataupun Idul Adha, disunahkan untuk banyak mengingat Allah dengan bertakbir.

Namun dalam pelaksanaannya, ada yang berbeda dengan takbir Idul Adha dan Idul Fitri.

Seperti TribunJogja.com kutip dari NU Online, takbir dalam Ied terbagi dua, yakni takbir mursal dan takbir muqayyad.

Baca: Idul Adha 2018 - Memahami Makna Hari Tasyrik dan Amalan-amalan yang Dianjurkan

Baca: Tuntunan Tata Cara Shalat Idul Adha dan Hukumnya

Takbir mursal adalah takbir yang pelaksanaannya tidak mengacu pada waktu shalat (sesuai KBBI salat), atau tidak harus dibaca setiap selesai shalat, baik fardu maupun sunnah.

Takbir mursal dapat dilakukan setiap waktu, di mana pun dan dalam keadaan apa pun.

Laki-laki dan perempuan sama-sama dianjurkan untuk melantunkan takbir.

Takbir mursal dilakukan mulai dari terbenamnya matahari malam Ied, hingga imam melakukan takbiratul ihram shalat Ied.

Kedua adalah takbir muqayyad, yakni takbir yang pelaksanaannya memiliki waktu khusus.

Halaman
12
Penulis: say
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved