Kulonprogo

Program Rumah Relokasi Magersari Tahap II, Izin Penggunaan Lahan PAG Sudah Dikantongi

Pemerintah Kabupaten Kulonprogo mengaku sudah mengantongi izin penggunaan lahan seluas 1,12 hektare di Kaligintung, Temon dari Kadipaten Pakualaman

Program Rumah Relokasi Magersari Tahap II, Izin Penggunaan Lahan PAG Sudah Dikantongi
IST
Ilustrasi: Warga calon penghuni rumah relokasi magersari kedundang antusias menengok wujud rumah yang akan dihuninya 

TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO - Rencana pembangunan hunian relokasi magersari tahap II dimungkinkan bakal segera terwujud.

Pemerintah Kabupaten Kulonprogo mengaku sudah mengantongi izin penggunaan lahan seluas 1,12 hektare di Kaligintung, Temon dari Kadipaten Pakualaman.

Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Dispertarung) Kulonprogo, Heriyanto mengatakan izin penggunaan sudah turun setelah pihaknya menemui Sri Paduka Paku Alam X sebagai pemilik tanah tersebut.

Raja Pura Pakualaman itu mendukung penuh program pembangunan hunian unutk relokasi warga terdampak pembangunan New Yogyakarta International Airport (NYIA) tersebut sebagai bagian dari langkah menyukseskan program pembangunan strategis nasional.

"Persyaratan seperti desain bentang lahan (landscape) dan siteplan (rencana tapak). Sri Paduka PA X berpesan agar di sana nanti tetap ada tempat beribadah dan lokasi bermain," jelas Heriyanto, Selasa (31/7/2018).

Baca: Relokasi Magersari Gelombang Kedua Dimungkinkan Baru Terwujud 2020

Kabar gembira terkait izin penggunaan lahan Paku Alam Ground (PAG) itu juga telah disampaikan kepada Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kulonprogo.

Sehingga, dinas tersebut bisa segera bergerak untuk pelengkapan persyaratan mendapatkan bantuan pembangunan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Hal itu sama persis dengan kompleks hunian relokasi magersari tahap pertama di Kedundang yang pembangunan fisiknya memang ditangani langsung oleh kementerian melalui anggaran dari pusat.

Namun, Pemkab Kulonprogo dalam hal ini menginginkan ada 100 unit rumah yang bisa dibangun di Kaligintung sehingga bisa menampung warga terdampak bandara yang tak mampu membangun hunian kembali.

Apalagi, jumlah warga yang terdaftar di desa sebagai calon penghuni rumah magersari mencapai sekitar 99 kepala keluarga.

Baca: Hasto Minta Tambahan PAG untuk Relokasi Warga Terdampak NYIA

Halaman
12
Penulis: ing
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved