Gunungkidul

Pemkab Gunungkidul Siapkan Perjanjian dengan Pedagang di Pesisir Pantai Selatan

Pemerintah Kabupaten Gunungkidul siapkan perjanjian dengan warga terkait relokasi tempat berjualan di kawasan pesisir Pantai Selatan Gunungkidul.

Pemkab Gunungkidul Siapkan Perjanjian dengan Pedagang di Pesisir Pantai Selatan
internet
Pemkab Gunungkidul

Laporan Calon Reporter Tribun Jogja, Wisang Seto Pangaribowo

TRIBUNJOGJA.COM,GUNUNGKIDUL - Pemerintah Kabupaten Gunungkidul siapkan perjanjian dengan warga terkait relokasi tempat berjualan di kawasan pesisir Pantai Selatan Gunungkidul.

Hal tersebut diungkapkan oleh Bupati Gunungkidul Badingah saat ditemui Tribunjogja.com, Senin (30/7/2018).

"Saat ini bisa dibangun tetapi harus bergeser ke belakang dengan bangunan sementara tetapi sewaktu-waktu Kabupaten Gunungkidul akan menatanya kembali dengan menyiapkan lahan dengan memanfaatkan dana istimewa. Masyarakat tidak boleh menuntut ganti rugi saat dipindahkan," katanya.

Baca: Dua Wisata Ekstrem Panjat Tebing di Gunungkidul Yogyakarta

Ia mengatakan telah memantau langsung dampak kerusakan yang diakibatkan gelombang tinggi pada beberapa waktu yang lalu.

"Seluruh lapak yang berada di pinggir pantai dan menutupi pantai ke depannya tidak boleh lagi dibangun dan akan direlokasi ke tanah Sultan Ground," terangnya.

Ia mengatakan saat ini wisata pantai Gunungkidul sudah aman untuk dikunjungi kembali.

Baca: Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul Atasi Kesulitan Cari Pakan Ternak

Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul, Asti Wijayanti mengatakan, proses relokasi pedagang yang berada di pinggir pantai akan dilakukan secara bertahap.

"Untuk penataan pantai ke depannya akan melihat kembali Sumber Daya Manusia (SDM), saat ini fokus untuk dilakukan relokasi adalah Pantai Sepanjang, Drini dulu. Untuk Pantai Baron sudah ada anggaran," katanya.

Ia mengatakan Ngarso Dalem (Sultan Hamengkubuwono X/Gubernur DIY) telah menyanggupi dana istimewa untuk relokasi pedagang yang ada di pinggir pantai.

"Target kita inginnya secepatnya tetapi itu tadi kita harus melihat kembali SDM yang ada," pungkasnya. (*)

Penulis: Wisang Seto Pangaribowo
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved