Idul Adha 1439 H

Idul Adha 2018 - Memahami Makna Hari Tasyrik dan Amalan-amalan yang Dianjurkan

Hari raya Idul Adha akan dirayakan pada bulan Agustus 2018. Pada hari raya tersebut, umat Islam yang mampu dianjurkan untuk menyembelih

Idul Adha 2018 - Memahami Makna Hari Tasyrik dan Amalan-amalan yang Dianjurkan
TRIBUNJOGJA/Bramasto Adhy
SALAT ID LEBARAN HAJI : Ribuan umat Islam menunaikan salat Idul Adha 1436 H di Gumuk Pasir, Parangkusumo, Bantul, Rabu (23/4). 

TRIBUNJOGJA.COM - Hari raya Idul Adha akan dirayakan pada bulan Agustus 2018. Pada hari raya tersebut, umat Islam yang mampu dianjurkan untuk menyembelih hewan qurban (menurut KBBI kurban).

Idul Adha jatuh pada tanggal 10 Dzulhijah (menurut KBBI Zulhijah).

Tiga hari setelah Idul Adha, yakni tanggal 11, 12 dan 13 Zulhijah disebut hari tasyrik.

1. Pengertian Hari Tasyrik

Hari tasyrik berasal dari kata [شرقت الشمش] yang artinya matahari terbit dan [شَرَّقَ الشَيْءَ لِلشَّمْشِ], yang artinya menjemur sesuatu.

Beberapa ulama berpendapat bahwa hari tasyrik adalah tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijah.

Namun ada pula yang menyebut bahwa hari tasyrik empat hari, yakni dimulai dari Idul Adha hingga tiga hari setelahnya.

Hari tersebut dinamakan hari tasyrik karena zaman dulu, umat muslim menjemur daging kurban untuk dibuat dendeng.

Pendapat kedua menurut Abu Ubaid seperti dikutip dari Konsultasi Syariah, pada hari itu kegiatan qurban tidak dilakukan, kecuali setelah terbit matahari. (Lisanul Arab, 10:173).

2. Amalan yang Dianjurkan

Halaman
1234
Penulis: say
Editor: iwe
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved