Idul Adha 1439 H

Sebelum Melaksanakan Shalat Idul Adha Dianjurkan untuk Tidak Makan, Ini Penjelasannya

Sebelum shalat Idul Adha dilaksanakan, ada anjuran agar tidak makan terlebih dahulu.

Sebelum Melaksanakan Shalat Idul Adha Dianjurkan untuk Tidak Makan, Ini Penjelasannya
TRIBUNJOGJA/Bramasto Adhy
SALAT ID LEBARAN HAJI : Ribuan umat Islam menunaikan salat Idul Adha 1436 H di Gumuk Pasir, Parangkusumo, Bantul, Rabu (23/4). 

TRIBUNJOGJA.COM - Selain berkurban, ibadah yang paling dianjurkan saat Idul Adha adalah melakanakan shalat (ejaan sesuai KBBI adalah salat) Ied.

Hukum shalat Idul Adha adalah sunnah muakkadah atau sangat dianjurkan.

Sebelum shalat Idul Adha dilaksanakan, ada anjuran agar tidak makan terlebih dahulu.

Sebenarnya apa tujuan anjuran ini?

Baca: Begini Niat dan Tata Cara Lengkap Melaksanakan Shalat Idul Adha

TribunJogja.com kutip dari Rumaysho, Abdullah bin Buraidah, dari ayahnya, ia berkata:

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- لاَ يَغْدُو يَوْمَ الْفِطْرِ حَتَّى يَأْكُلَ وَلاَ يَأْكُلُ يَوْمَ الأَضْحَى حَتَّى يَرْجِعَ فَيَأْكُلَ مِنْ أُضْحِيَّتِهِ

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berangkat shalat ‘ied pada hari Idul Fithri dan beliau makan terlebih dahulu. Sedangkan pada hari Idul Adha, beliau tidak makan lebih dulu kecuali setelah pulang dari shalat ‘ied baru beliau menyantap hasil qurbannya.” (HR. Ahmad 5: 352.Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa hadits ini hasan)

Baca: Sepenggal Kisah Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail yang Menjadi Sejarah Idul Adha

Berdasarkan riwayat tersebut, maka anjuran untuk tidak makan sebelum shalat Idul Adha adalah agar seseorang yang berkurban menyantap daging kurbannya.

Namun, Ibnu Qudamah rahimahullah menjelaskan bahwa anjuran ini hanya untuk yang berkurban, sedangkan yang tidak maka tak ada anjuran.

Baca: Inilah Niat dan Keutamaan Puasa Tarwiyah dan Arafah sebelum Idul Adha

قال أحمد: والأضحى لا يأكل فيه حتى يرجع إذا كان له ذبح، لأن النبي صلى الله عليه وسلم أكل من ذبيحته، وإذا لم يكن له ذبح لم يبال أن يأكل. اهـ.

“Imam Ahmad berkata: “Saat Idul Adha dianjurkan tidak makan hingga kembali dan memakan hasil sembelihan qurban. Karena Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam makan dari hasil sembelihan qurbannya. Jika seseorang tidak memiliki qurban (tidak berqurban), maka tidak masalah jika ia makan terlebih dahulu sebelum shalat ‘ied.” (Al Mughni, 2: 228).

Baca: Idul Adha 1439 H - Inilah Dasar Hukum, Kriteria Hewan Qurban hingga Aturan Pembagian Daging

Ibnu Hazm rahimahullah berkata,

وإن أكل يوم الأضحى قبل غدوه إلى المصلى فلا بأس، وإن لم يأكل حتى يأكل من أضحيته فحسن، ولا يحل صيامهما أصلا

“Jika seseorang makan pada hari Idul Adha sebelum berangkat shalat ‘ied di tanah lapang (musholla), maka tidak mengapa. Jika ia tidak makan sampai ia makan dari hasil sembelihan qurbannya, maka itu lebih baik. Tidak boleh berpuasa pada hari ‘ied (Idul Fithri dan Idul Adha) sama sekali.” (Al Muhalla, 5: 89). (*)

Penulis: say
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved