Pendidikan

Kenakan Pakaian Adat Jawa, SMAN 1 Pajangan Ingin Hilangkan Kesan Perpeloncoan

Kenakan Pakaian Adat Jawa, SMAN 1 Pajangan Ingin Hilangkan Kesan Perpeloncoan

Kenakan Pakaian Adat Jawa, SMAN 1 Pajangan Ingin Hilangkan Kesan Perpeloncoan
Tribun Jogja/ Ahmad Syarifudin
Siswa SMA Negeri 1 Pajangan mengenakan pakaian adat saat hari pertama masuk sekolah, Senin(16/7/2018). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Ahmad Syarifudin

TRIBUNJOGJA.COM - Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMAN 1 Pajangan, Bantul, berlangsung unik. Para siswa dan guru datang ke sekolah dengan mengenakan pakaian adat jawa.

Aturan ini sengaja diterapkan pihak sekolah untuk menghilangkan kesan adanya perpeloncoan pada siswa baru.

"Kami mengemasnya dengan nuansa Jawa. (Tujuannya) untuk memananamkan karakter budaya dan menghindari kesan perpeloncoan," ujar Kepala SMAN 1 Pajangan, Jamal Sarwana, Senin (16/7/2018)

Menurutnya, dengan mengenakan pakaian adat Jawa, maka tidak akan ada kesan perpeloncoan. Karena semuanya sama tidak dibeda-bedakan.

"Pakaian adat jawa ini sebagai salah satu filter menghilangkan kesan perpeloncoan itu," tegas dia

Jamal mengungkapkan bahwa penggunaan pakaian adat Jawa bagi siswa dan guru ini sesuai dengan visi pendidikan yang ada di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Baca: Kenalkan Budaya Jawa, Hari Pertama ke Sekolah, Murid dan Guru SMAN 1 Pajangan Gunakan Pakaian Adat

Menurutnya, Yogyakarta sebagai kota pelajar menerapkan pendidikan berbasis budaya dan pengembangan karakter.

"Sehingga hari ini, para siswa memakai pakaian yang penuh dengan nuansa Jawa. Supaya budaya jawa tetap lestari dan tidak asing bagi siswa," terangnya.

Ia berpendapat bahwa nilai kearifan dari budaya lokal bangsa sendiri sudah sepatutnya ditanamkan kepada para siswa.

Sehingga, siswa bangga, merasa memiliki dan tidak asing lagi dengan budayanya sendiri.

"Apa jadinya kalau anak-anak merasa asing dengan budayanya sendiri. Maka Jawa ini akan tercabut dari akar budayanya," terang dia.

Oleh sebab itu, menurutnya, pengenalan adat budaya Jawa kepada para siswa ini sangat penting. Karena akan berpengaruh pada tumbuh kembang karakter siswa. (tribunjogja)

Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help