Pengenalan Lingkungan Sekolah

Laksanakan Pengenalan Lingkungan Sekolah Bagi Siswa Baru, SMPN 6 Yogyakarta Tak Libatkan OSIS

Laksanakan Pengenalan Lingkungan Sekolah Bagi Siswa Baru, SMPN 6 Yogyakarta Tak Libatkan OSIS

Laksanakan Pengenalan Lingkungan Sekolah Bagi Siswa Baru, SMPN 6 Yogyakarta Tak Libatkan OSIS
http://nusagama.com
SMPN 6 Yogyakarta

Laporan Reporter Tribun Jogja Kurniatul Hidayah

TRIBUNJOGJA.COM - Peserta didik baru jenjang SMP akan masuk hari pertama sekolah besok, Senin (16/7/2018).

Mereka belum akan mengikuti kegiatan belajar mengajar, melainkan akan dikenalkan dengan lingkungan sekolah baru mereka dalam kegiatan pengenalan lingkungan sekolah.

Kepala SMPN 6 Yogyakarta, Retna Wuriyaningsih menjelaskan bahwa untuk pelaksanaan pengenalan lingkungan sekolah di tempatnya, akan dilangsungkan selama tiga hari.

Semua siswa baru yang totalnya 238 siswa tersebut akan hadir ke sekolah dengan mengenakan seragam SD mereka.

"Besok akan beragam. Ada yang merah putih, ada yang lain juga karena yang SD swasta seragamnya lain," terangnya, Sabtu (14/7/2018).

Baca: ORI DIY Telusuri SKTM Mencurigakan yang Digunakan Untuk Daftar Sekolah

Retna menuturkan, siswa baru diminta sudah hadir di sekolah pada pukul 07.00.

Mereka akan mengikuti upacara pembukaan kemudian masuk ke kelas masing-masing untuk membaca ayat suci sebelum kegiatan pengenalan lingkungan sekolah dilaksanakan.

"Mereka kami minta membawa kitab suci masing-masing. Sebenarnya di sekolah ada, namun jumlahnya tidak cukup sehingga mereka kami minta membawa dari rumah," jelasnya.

Setiap siswa baru nantinya juga akan mengenakan papan nama. Namun Retna menegaskan bahwa papan nama tersebut berisi nama siswa beserta panggilannya.

Selanjutnya, tentang kegiatan pengenalan sekolah seluruhnya akan dilaksanakan oleh guru sekolah.

OSIS tidak dilibatkan sama sekali. Aturan yang diberlakukan di sekolah tersebut pun sesuai dengan surat edaran yang telah diberikan Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta.

"Konsepnya mengacu pusat dan kementerian. Materi secara umum sudah ada batasannya. Secara umum kita bisa kembangan," ungkapnya.(tribunjogja)

Penulis: kur
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help