Yogyakarta

Ditjen Pajak DIY Peringati Hari Pajak untuk Pertama Kalinya

Hari Pajak jatuh pada tanggal 14 Juli, yang ditetapkan melalui Keputusan Direktur jendral Pajak Nomor KEP-313/PJ/ 2017.

Ditjen Pajak DIY Peringati Hari Pajak untuk Pertama Kalinya
TRIBUNJOGJA.COM / Yosef Leon
Petugas memeriksa pegawai DJP DIY yang ikut menyumbangkan darahnya, di Aula Lantai 7, Gedung Kanwil DJP DIY, Rabu (11/7/2018). Memperingati hari pajak pertama yang jatuh pada 14 Juli, Kanwil DJP DIY menyiapkan berbagai acara sosial, salah satunya donor darah. 

Laporan Calon Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA- Kanwil Ditjen Pajak DIY memperingati Hari Pajak untuk pertama kalinya.

Hari Pajak jatuh pada tanggal 14 Juli, yang ditetapkan melalui Keputusan Direktur jendral Pajak Nomor KEP-313/PJ/ 2017.

Kepala Bidang Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Kanwil DJP DIY, Sanityas Jukti Prawatyani mengatakan Pajak merupakan elemen penting dalam keberlangsugan suatu negara.

Baca: DJP DIY Bina UMKM untuk Tingkatkan Kepatuhan Pajak

"Pajak diusulkan oleh Radjiman Wediodiningrat, ketua BPUPKI. Pembahasan matei keungan tentan pajak terus berlangsung. Dalam rapat 14 Juli 1945 kata pajak muncul dalam Rancangan UUD. Dengan latar belakang itulah Hari Pajak jatuh pada 14 Juli," kata Tyas pada Tribunjogja.com, Sabtu (14/7/2018).

Untuk memperingai Hari Pajak, berbagai kegiatan dilakukan oleh Kanwil Ditjen Pajak DIY.

Kegiatan tersebut antara lain upacara bendera sebagai puncak peringatan Hari Pajak, kegiatan sosial donor darah, kegiatan seni dengan mewarnai kolase pajak, dan mengunjungi panti asuhan.

"Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan rasa kebanggaan terhadap tanah air Indonesia serta institusi Direktorat Jendral Pajak, menguatkan rasa kebersamaan antarpegawai, dan memberikan nilai manfaat bagi para pemangku kepentingan," lanjut Tyas.

Baca: Rayakan Hari Pajak Pertama, Kanwil DJP DIY Gelar Kegiatan Sosial

Ia menerangkan, Tema besar yang diambi dalam peringatan hari Pajak adalah Wujudkan Indonesia Sadar pajak.

Melalui peringatan tersebut, diharapkan pegawai Ditjen Pajak dapat bahu membahu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk membayar pajak.

"Membayar pajak sangat diperlukan demi keberlangsungan negara, oleh sebab itu kesadaran masyarakat harus ditingkatkan. Kesadaran membayar paak juga merupakan wujud cinta tanah air dan bela negara," tutupnya. (*)

Penulis: Christi Mahatma Wardhani
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved