Home »

Jawa

Jawa

Parpol Patuhi Aturan Kuota 30 Persen Caleg Perempuan

Dalam hal penghitungan 30 persen bakal calon perempuan di setiap dapil menhasilkan angka pecahan maka akan dilakukan pembulatan ke atas.

Parpol Patuhi Aturan Kuota 30 Persen Caleg Perempuan
TRIBUNJOGJA.COM / Rendika Ferri K
Ketua KPU Kabupaten Magelang, Afifudin 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - KPU Kabupaten Magelang meminta aturan keterwakilan perempuan wajib dipatuhi oleh Partai Politik pada Pemilihan Legislatif tahun 2019 mendatang di Kabupaten Magelang.

Dalam pengajuan Caleg, Parpol wajib penuhi 30 persen calon perempuan.

"Sebanyak 30 persen dari calon legislatif untuk Pemilihan Legislatif 2019 mendatang yang diajukan oleh partai politik merupakan calon perempuan," ujar Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Magelang, Afifuddin pada Tribunjogja.com, Kamis (12/7/2018).

Aturan keterwakilan perempuan tersebut tertuang dalam UU12 tahun 2003 Tentang Pemilu yang mana keterwakilan perempuan sekurang-kurangnya 30 persen dalam pencalonan anggota legislatif.

Peraturan itu juga tertera di Peraturan KPU yang baru Nomor 20 Tahun 2018 pasal 6 bahwa daftar calon wajib memuat keterakilan perempuan paling sedikit 30 persen di setiap dapil.

Dalam hal penghitungan 30 persen bakal calon perempuan di setiap dapil menhasilkan angka pecahan maka akan dilakukan pembulatan ke atas.

Parpol yang tidak memenuhi ketentuan tersebut maka tidak dapat diterima.

"Aturan itu ada di PKPU yang baru bahwa setiap parol dapat mengajukan Bakal calon anggota DPRD, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota, juga ada di UU," kata Afifuddin.

Oleh karena itu, pihaknya meminta agar parpol dapat membenahi daftar bacaleg apabila dinilai belum memenuhi kuota berdasarkan ketentuan perundang-undangan.

Halaman
12
Penulis: rfk
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help