Kriminalitas

Karena Masalah Asmara, Pemuda Asal Sleman Jadi Korban Penganiayaan

Korban sempat dipukul, dicekik dan diinjak-injak oleh dua orang pelaku.

Karena Masalah Asmara, Pemuda Asal Sleman Jadi Korban Penganiayaan
Net
Ilutrasi 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Terlibat masalah asmara membuat Yuli Prasetiawan (25), warga Tegalweru, Margodadi, Seyegan, Sleman menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh dua orang di Lapangan Gentan Margoagung, Seyegan, Sleman beberapa waktu lalu.

Keduanya telah diamankan dan saat ini dalam pengusutan lebih lanjut oleh Polsek Seyegan.

Kapolsek Seyegan, AKP Masnoto mengatakan, kejadian tersebut berawal saat korban hendak mengunjungi rumah sanak saudaranya di daerah Gentan.

Baca: Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku Perampasan dan Penganiayaan di Wirobrajan

Sesampainya di Krapyak, Margoagung. korban dihadang oleh orang yang tidak dikenal dengan sepeda motor.

Selain menghadang, orang tersebut meminta korban untuk memboncengnya.

Karena saat itu tidak merasa curiga, korban lantas membonceng orang tersebut dan akhirnya berhenti di Lapangan Gentan, Margoagung, Seyegan, Sleman.

"Sampai tengah lapangan ternyata korban sudah ditunggu sekelompok orang. Saat itu, korban sempat cekcok dengan salah satu orang terkait masalah asmara dan tiba-tiba korban dianiaya oleh dua orang," katanya pada Tribunjogja.com.

Baca: Polisi Buru Pelaku Penganiayaan Warga dan Perusakan Sepeda Motor di SPBU Ponggol Muntilan

Lanjutnya, dari pengakuan korban, ia sempat dipukul, dicekik dan diinjak-injak oleh dua orang yang diketahui bernama Janu Diputra (26), warga Jingin, Margomulyo, Seyegan, Sleman dan Wahyu Widayat alias Duyut (24), warga Krapyak, Margoagung, Seyegan, Sleman.

Merasa dirugikan korban lalu melaporkan kejadian tersebut kepada pihaknya.

Mendapat laporan tersebut, pihaknya langsung melakukan penyelidikan akhirnya dapat mengamankan kedua orang tersebut.

"Sudah dilaporkan korban, keduanya ternyata residivis dan saat ini dalam pengusutan lebih lanjut," ujarnya.(*)

Penulis: rid
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved