CPNS 2018

Formasi CPNS 2018, Pemkab Sleman Butuh Banyak Tenaga Guru, Kesehatan dan Infrastruktur

Kabupaten Sleman mengusulkan formasi CPNS ke Kementerian PAN-RB sebanyak 1637 CPNS untuk penerimaan CPNS 2018

Formasi CPNS 2018, Pemkab Sleman Butuh Banyak Tenaga Guru, Kesehatan dan Infrastruktur
Tribun Jateng/Mamdukh Adi Priyanto
Ilustrasi: Sebanyak 203 tenaga honorer K-2 di lingkungan Pemerintah Kota Tegal menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan tenaga karya 

"Kalau tahun 2018 tidak mendapatkan jatah CPNS kami akan mendorong Dinas Pendidikan untuk mengusulkan tenaga non PNS Bidang Pendidikan melalui APBD disesuaikan dengan kemampuan APBD dan formasi yang ada," terangnya.

Sementara itu, beberapa saat lalu, Sri Wantini selaku Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman mengatakan saat ini banyak sekolah-sekolah di Kabupaten Sleman yang mengeluh karena kekurangan guru. Hal tersebut dikarenakan banyaknya guru yang sudah purna tapi belum ada formasi pengangkatan CPNS.

"Banyak yang sudah purna tapi memang belum ada formasi pengangkatan CPNS. Kita sudah coba mengajukan. Perkara nanti dapat formasi atau tidak kewenangan sudah ada di BKPP atau MENPAN-RB. Mudah-mudahan bisa menambah," terangnya.

Saat ini, untuk guru SD Wantini mengatakan kekurangannya sekitar 600 guru. Sedangkan di SMP juga cukup banyak.

Kekurangan tersebut diakibatkan banyaknya PNS yang purna namun belum ada penggantinya.

"CPNS itu untuk memenuhi kebutuhan guru, karena memang saat ini kebutuhan guru kita yang PNS sudah banyak yang purna. Sampai saat ini belum ada pengangkatan. Butuhnya untuk guru SD sekitar 600. Kalau SMP itu per mapel, jadi tidak semua mapel itu kosong, tapi ada beberapa mapel yang memang kurang. Misalnya PKN, Pendidikan Agama, Penjaskes itu gurunya kurang," katanya.

Untuk menutupi kekurangan tersebut, strategis yang digunakan sekolah adalah dengan cara mengangkat tenaga honorer.

"Strategi yang dilakukan sekolah mau tidak mau ya harus mengangkat tenaga honorer untuk memenuhi itu. Kita berharap ada penambahan CPNS di tahun ini, agar kekurangan tersebut bisa diminimalisir," jelasnya. (tribunjogja.com)

Editor: dik
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help