Yogyakarta

Dishub DIY Godok Kebijakan Penetapan Tarif Batas Atas Parkir

Hal tersebut dimaksudkan agar tidak ada lagi tarif parkir yang melonjak drastis pada musim-musim ramai wisatawan.

Dishub DIY Godok Kebijakan Penetapan Tarif Batas Atas Parkir
TRIBUNJOGJA.COM / Christi Mahatma Wardhani
Ilustrasi: Perbandingan karcis parkir liar dan resmi. Parkir motor resmi hanya 2 ribu, sementara parkir motor liar dikenakan 5 ribu 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Terkait banyaknya juru parkir yang menetapkan harga 'nuthuk' di musim liburan, Dinas Perhubungan (Dishub) DIY kini tengah berkoordinasi untuk membuat kebijakan tarif atas parkir.

Hal tersebut dimaksudkan agar tidak ada lagi tarif parkir yang melonjak drastis pada musim-musim ramai wisatawan.

"Saya sudah koordinasi dengan (Dinas Perhubungan) Kabupaten dan Kota, akan membuat (kebijakan) mengenai parkir ini, untuk menyamakan tarif parkir," kata Kepala Dishub DIY, Sigit Sapto Raharjo, Kamis (12/7/2018).

Menurutnya, saat ini khususnya di Kota Yogya, kenaikan tarif parkir melonjak cukup drastis di waktu tertentu.

Baca: Penertiban Parkir di Jalan Pasar Kembang, Sepuluh Sepeda Motor Diangkut Mobil Polisi

Oleh karenanya, pihaknya berupaya menggandeng Dishub Kabupaten dan Kota agar dapat menentukan tarif maksimal pada musim ramai wisatawan.

"Kemarin masukan dari saya ke Dinas Perhubungan kabupaten kota agar ada batas atasnya pada hari-hari tertentu," imbuh Kepala Dishub DIY.

Baca: Raperda Perparkiran Kota Jogja Masih Stagnan

Sementara itu, terkait kemungkinan kebijakan tarif batas atas tersebut dimasukan ke dalam Peraturan Daerah (Perda), Sigit mengaku akan mengembalikan hal tersebut kepada masing-masing Dishub Kabupaten maupun Kota.

"Itu terserah mereka karena penetapan Perda kan kewenangan (Dishub) Kabupaten dan Kota," pungkas Sigit.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Rizki Halim
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved