Kesehatan

Berkeringat ketika Tidur Malam Bisa Disebabkan Ini

Strategi terbaik untuk mengurangi keringat di malam hari adalah untuk mengatasi kondisi apa pun yang menyebabkannya.

Berkeringat ketika Tidur Malam Bisa Disebabkan Ini
internet
ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM - Berkeringat saat tidur adalah satu dari beberapa gangguan tidur yang kerap dialami banyak orang.

Seringkali penyebabnya bukan udara panas, karena walau sudah menyalakan AC, tetap saja tubuh basah oleh keringat.

Tubuh menggunakan keringat untuk mengurangi suhu inti, tepat ketika terjadi lonjakan di atas ambang batas yang disebut zona thermoneutral.

Banyak hal yang dapat mendorong suhu tubuh ke zona ini, mulai dari penggunaan selimut tebal hingga proses peradangan di dalam tubuh karena adanya infeksi atau penyakit.

Beberapa kondisi dapat memengaruhi sistem saraf simpatis, kelenjar keringat, atau faktor lain yang memengaruhi kemampuan tubuh untuk mengatur suhunya.

Ada juga kemungkinan orang yang berolahraga dapat dikondisikan berkeringat pada suhu lebih rendah dari yang diperkirakan.

Penyebab khusus Dalam tinjauan pustaka yang diterbitkan dalam Journal of American Board of Family Medicine, disebutkan beberapa faktor yang dapat meningkatkan kemungkinan berkeringat di malam hari, termasuk serangan panik (panic attack), masalah tidur, demam, mati rasa di tangan dan kaki, cemas dan stres, hingga gangguan napas.

Berkeringat di malam hari juga bisa menjadi efek samping obat-obatan, termasuk Selective Serotonin Reuptake Inhibitor atau Serotonin Reuptake Inhibitor Spesifik (SSRI), yang umumnya diresepkan untuk pasien depresi.

“Meskipun penyebabnya belum terbukti atau tidak terbukti dengan pasti, nampaknya SSRI adalah penyebabnya,” kata Mold.

Baca: Tertidur Saat Terjadi Kecelakaan, Ketika Bangun Ibu Dapati Suami dan 4 Anaknya Sudah Tewas

Dalam beberapa kasus, berkeringat ketika malam hari dapat mengindikasikan masalah serius.

Halaman
12
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help