PT Taman Wisata Candi

Sukses Laksanakan Program Akselerasi Prestasi Siswa, Siswa Ini Dapat Hadiah dari PT TWC

Sukses Laksanakan Program Akselerasi Prestasi Siswa, Siswa Ini Dapat Hadiah dari PT TWC

Sukses Laksanakan Program Akselerasi Prestasi Siswa, Siswa Ini Dapat Hadiah dari PT TWC
Tribun Jogja/ Wahyu Setiawan Nugroho
Penyerahan hadiah oleh PT TWC berupa laptop dan perlengkapan lain kepada siswa yang sukses mengikuti program akselerasi prestasi siswa oleh PKBL PT TWC 

Laporan Reporter Tribun Jogja Wahyu Setiawan Nugroho

TRIBUNJOGJA.COM - PT Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko (persero) menyerahkan hadiah atau award kepada para siswa yang sukses mengikuti program akselerasi prestasi siswa, Rabu (11/7/2018).

Hadiah atau award ini diberikan kepada lima siswa yang berasal dari dua sekolah dasar yang telah sukses menerapkan program ini dan berhasil memasukkan llulusanya masuk menuju sekolah favorit di daerahnya.

Ada tiga sekolah yang menjadi pilot project dalam program ini diantaranya yakni SDN Salakan Lor Selomartani Kalasan, SDN Perumnas III Condongcatur Depok Sleman dan SDN 1 Sengon Prambanan Klaten.

Kelima siswa yang sukses dan memperoleh hadiah tersebut ialah Ogest Putra B, Desvita R dan Juwita Yudianingrum yang berhasil masuk menuju SMPN 1 Prambanan yang berasal dari SDN 1 Sengon.

Lainnya yakni, Andrian Prasetya dan Allin Lintang yang berhasil masuk SMPN 1 Kalasan yang berasal dari SDN Salakan Lor.

Baca: Prodi Agribisnis UAJY Peroleh Akreditas A

Pihak PT TWC melalui Divisi PKBL memberikan hadiah dan award berupa Satu unit Laptop beserta tas dan perlengkapannya.

Program akselerasi prestasi siswa sendiri merupakan kegiatan dari Divisi Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) sebagai bagian dari bukti program BUMN Hadir Untuk Negeri yang menerapkan akselerasi prestasi pada ketiga sekolah tersebut.

"Memang program ini sengaja kita pilih sekolah sekolah yang quote and quote memiliki keterbatasan baik dari fasilitasnya maupun dari siswanya. Tapi itulah yang menjadi challenging bagi kami, bahwa kita ingin BUMN ini hadir, kami hadir untuk melakukan akselerasi agar adik-adik kita punya kesempatan yang sama dengan teman teman mereka dari sekolah sekolah yang memiliki fasilitas yang lebih baik,"kata Direktur Utama PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko, Edy Setijono saat jumpa media di kantornya, Rabu (11/7/2018).

Baca: Kekurangan Murid, SMPN 4 Prambanan Masih Buka Pendaftaran Sampai 14 Juli

"Tiga bulan hasilnya cukup memuaskan. Ada peningkatan nilai rata-rata kurang lebihnya 2 point Ini adalah suatu hal yang kita syukuri dan ini juga menjadi dasar untuk kita melakukan program ini ditahun tahun mendatang," lanjutnya.

Lebih lanjut Edy mengatakan, selama ini dengan kondisi yang ada, pihak sekolah hanya melakukan pola pendidikan yang standar, yang reguler. Hal tersebut yang menjadi alasan bahwa BUMN harus hadir.

"Kalau sekolah ini tetap dengan pola yang standar, mereka tidak akan bisa mengejar ketinggalan dari sekolah-sekolah lain yang fasilitasnya lebih bagus, metodenya lebih variatif. Ini yang menjadi dasar kita untuk hadir dan kita memang ingin hadir, BUMN ingin hadir menjadi pendamping disektor pendidikan ini agar sekolah-sekolah yang kurang beruntung ini siswanya tetap mendapatkan kesempatan yang sama untuk bersaing di sekolah yang lebih tinggi," jelasnya.

Program ini telah dilaksanakan selama tiga bulan dengan pendampingan terhadap siswa kelas VI dengan memantau dan memberi tambahan pembelajaran untuk menghadapi ujian agar diharapkan sukses menempuh ujian nasional dengan nilai tinggi.

Diharapkan dengan suksesnya program ini akan dapat dikembangkan ke lingkup yang lebih luas sehingga akan lebih banyak lagi siswa yang terbantu dan banyak instansi yang membantu.

"Ini merupakan pilot project bagi kita dan akan kita presentasikan kepada kementerian BUMN supaya apa, agar program ini dapat diterapkan di BUMN lain sehingga akan lebih luas jangkauannya dan lebih banyak BUMN yang turut serta," pungkasnya. (tribunjogja)

Penulis: Wahyu Setiawan Nugroho
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help