Pungutan Uang Seragam

Pro Kontra Pungutan SMPN 4 Ngaglik, Wali Murid: Program Seragam Justru Membantu

Pro Kontra Pungutan SMPN 4 Ngaglik, Wali Murid: Program Seragam Justru Membantu

Pro Kontra Pungutan SMPN 4 Ngaglik, Wali Murid: Program Seragam Justru Membantu
TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
Kepsek SMPN 4 Ngaglik Sleman Soesiyanto menunjukkan surat pernyataan yang sudah ditandatangani para wali murid 

Laporan Reporter Tribun Jogja Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM - Pungutan uang seragam dan biaya operasional calon peserta didik baru di SMPN 4 Ngaglik, Sleman menjadi pro dan kontra di antara orangtuan calon siswa.

Ada orangtua yang setuju dengan kebijakan tersebut dan ada pula yang tidak setuju.

Tribunjogja.com sempat melakukan wawancara dengan salah seorang orangtua yang anaknya menjadi peserta didik baru di SMPN 4 Ngaglik, Sleman.

Perempuan yang tidak mau disebut namanya ini mengakui kalau pihak sekolah memang membuat pengumuman tentang program pengadaan seragam bagi peserta didik baru.

"Wali murid diundang oleh Kepala Sekolah untuk membicarakan hal tersebut," kata ibu tersebut.

Ia menuturkan bahwa pihak sekolah menawarkan kepada para wali murid apabila ingin dibantu dalam hal pembelian seragam.

Baca: Rp 100 Ribu untuk Air Minum, Kepsek SMPN 4 Ngaglik: Untuk 3 Tahun

Selain seragam, pihak sekolah juga merinci berbagai biaya untuk menunjang kegiatan. Salah satunya adalah pengadaan air minum dan kunjungan ke museum, yang sudah menjadi program pemerintah.

"Waktu para wali murid banyak yang setuju, begitu juga saya," tuturnya.

Ibu tersebut menyatakan justru dirinya sangat terbantu dengan pilihan bantuan yang diberikan sekolah,  terutama terkait seragam.

Halaman
12
Penulis: Alexander Aprita
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help