Pendidikan

Perlunya Workshop Bagi Guru Tari di DIY untuk Mewadahi Bakat Tari Para Siswa

Dosen Jurusan Tari ISI Yogyakarta, Setyastuti menilai, potensi seni tari untuk siswa tingkat SMP di DIY ini luar biasa.

Perlunya Workshop Bagi Guru Tari di DIY untuk Mewadahi Bakat Tari Para Siswa
TRIBUNJOGJA.COM / Noristera Pawestri
penampilan tari dari SMP Al-Azhar dalam Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat SMP yang diselenggarakan oleh Dikpora DIY di pendopo SMKI Yogyakarta 

Laporan Reporter Tribun Jogja Noristera Pawestri

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dosen Jurusan Tari ISI Yogyakarta, Setyastuti menilai, potensi seni tari untuk siswa tingkat SMP di DIY ini luar biasa.

Pasalnya, menurutnya, banyak siswa yang memiliki bakat di bidang seni tari.

"Potensi tari di DIY memang bagus dan perlu diacungi jempol karena Jogja juga punya perguruan tinggi seni. Seni tari mulai dari SMP, SMA hingga perguruan tinggi S2 itu ada jurusan tari," ujar Setyastuti pada Rabu (11/7/2018).

Baca: Tanamkan Pendidikan Karakter Siswa Melalui Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional

Untuk itu, pihaknya menyarankan perlunya adanya workshop bagi penata tari ataupun guru tari dalam pengolahan dan pembaharuan tarian untuk mewadahi bakat

"Saya kira perlu workshop untuk guru seni dalam mengolah dan menata tari, supaya tidak melulu itu-itu saja, tidak monoton," lanjutnya ketika ditemui di pendopo SMKI Yogyakarta.

Selain itu, pihaknya juga mengapresiasi Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat SMP yang diselenggarakan oleh Dikpora DIY di pendopo SMKI Yogyakarta ini.

Baca: Tanamkan Pendidikan Karakter Siswa Melalui Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional

"Melalui FLS2N anak-anak bisa mengapresiasi seni dan budaya. Ini merupakan ajang untuk mereka agar tidak melupakan budaya sendiri," ujarnya kepada Tribunjogja.com

Menurutnya, anak muda sekarang harus kreatif dan perlu pembelajaran yang berkelanjutan.

"Jangan lupa budaya sendiri karen ini menjadi sebuah fondasi untuk memperkenalkan jati diri," terang dia.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Noristera Pawestri
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help