Soccer Style

Dua Pilar Cedera, PSIM Yogya Bayar Mahal Kemenangan dari Persigo Semeru FC

Kondisi keduanya diharapkan tidak parah sehingga dapat kembali tampil di laga lanjutan pekan kedelapan kala Laskar Mataram menjamu Persiwa

Dua Pilar Cedera, PSIM Yogya Bayar Mahal Kemenangan dari Persigo Semeru FC
Tribunjogja.com | Suluh Pamungkas
PSIM JOGJA 

TRIBUNJOGJA.COM - PSIM Yogya harus membayar mahal kemenangan atas Persigo Semeru FC pada lanjutan pekan ketujuh Liga 2 2018 lalu setelah dua pilar andalannya Ismail Haris dan M. Arifin mengalami cedera.

Ya, dua nama tersebut menjadi sosok vital di lini depan juga lini belakang tim racikan Bona Simanjuntak hingga pekan ketujuh.

Kondisi keduanya diharapkan tidak parah sehingga dapat kembali tampil di laga lanjutan pekan kedelapan kala Laskar Mataram menjamu Persiwa Wamena akhir pekan ini, Sabtu (14/7/2018).

"Kondisi M. Arifin dan Ismail Haris yang cedera masih akan kita pantau, semoga baik-baik saja," terang asisten pelatih PSIM Yogya, Ananto Nurhani setelah tiba dari Lumajang bersama rombongan tim, Selasa (10/7/2018).

Baca: Gol Tunggal Hendrico Lepaskan PSIM dari Zona Degradasi

"Kami berharap bisa cepat pulih karena keduanya termasuk salah satu pemain penting bagi kami," imbuhnya.

Apa yang diutarakan Ananto bukan tanpa alasan.

Pasalnya, kemenangan yang didapat PSIM lewat gol yang disumbangkan Hendrico Satriadi menit 27 pada laga tersebut tidak terlepas dari peran seorang Ismail Haris lewat assistnya.

Selain aksi gemilang Hendrico, kiper Ivan Febrianto pun menjadi pahlawan pada pertandingan kemarin dengan menggagalkan penalti tuan rumah, setelah bek Fandy Edy melakukan pelanggaran keras di area kotak penalti.

Kemenangan tersebut PSIM pun mengemas poin 5 hasil dari empat kali menang, 2 kali seri dan sekali kalah.

Sekaligus melepaskan tim ini dari zona degradasi.

Baca: Raih Kemenangan Tandang Kedua, PSIM Naik ke Posisi 9 Grup Timur

Catatkan Quattrick Kemenangan, Pelatih Harap Pemain Tetap Fokus

Sementara itu, pelatih PSIM Yogya, Bona Simanjutkan bersyukur dengan capaian anak asuhnya yang berhasil mencatatkan quattrick kemenangan.

"Saat ini kami berada di posisi ke-9, dan belum aman. Kami langsung fokus untuk dua laga kandang. Saya sudah tekankan kepada anak-anak untuk melupakan kemenangan kemarin, dan fokus menghadapi dua pertandingan kandang ini," ujar Bona.

Menurutnya, waktu jeda yang relatif pendek harus dimaksimalkan secara baik guna memperbaiki kekurangan yang masih ada, terutama soal finishing dan transisi.

"Saya melihat jarak antarlini masih terlalu renggang, juga finishing yang masih harus kita asah. Kami tidak ingin persoalan yang sama kembali terjadi. Apalagi kekuatan Persiwa tidak bisa dianggap enteng," pungkasnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved