Nasional
Susu Kental Manis Hanya Pelengkap, Bukan Pengganti ASI
Produk susu kental manis masih memiliki kandungan susu dalam tataran rendah yang diolah dan ditambahkan gula.
TRIBUNJOGJA.COM, SOLO - Susu Kental Manis (SKM) hanya sebagai pelengkap, bukan sebagai pengganti air susu ibu (ASI).
Menurut Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), SKM itu sebenarnya susu yang dikentalkan.
Tapi di dalam persyaratannya itu kadarnya harus lebih dari 8 persen.
"Jadi, memang dari awal (SKM) hanya sebagai pelengkap, bukan pengganti ASI. Apalagi diperuntukan untuk gizi, bukan untuk itu," kata Plt Kepala BPOM Semarang Zeta Rina Pujiastuti ditemui di Balai Kota Surakarta, Solo, Jawa Tengah, Selasa (10/7/2018).
Produk susu kental manis masih memiliki kandungan susu dalam tataran rendah yang diolah dan ditambahkan gula.
Baca: Kini BPOM Sebut Susu Kental Manis Mengandung Susu
Untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat, kata Zeta, BPOM telah mengeluarkan surat edarah kepada produsen untuk memperbaiki iklan dan penandaannya.
Sehingga, kalau ada yang salah bisa diluruskan supaya masyarakat mengetahui penggunaan SKM sesuai dengan peruntukannya.
"SKM sering digunakan misalnya untuk membuat puding, untuk membuat martabak manis. Nah itu hanya untuk seperti itu. Enggak boleh dibuat untuk minuman sebagai susu, apalagi buat anak-anak menambah gizi, bukan untuk itu," beber dia.
Artinya, jelas Zeta, susu pertumbuhan untuk anak maupun susu pengganti ASI sudah ada sendiri.
Bukan menggunakan SKM.
Baca: BPOM Nilai Produk SKM Permasalahannya Ada Pada Iklan Yang Menyesatkan
"Susu untuk pertumbuhan anak usia 1 (tahun), 2 (tahun) dan seterusnya sudah ada sendiri. Di bawah 1 tahun, 6 - 12 bulan itu juga ada sendiri jenis susunya," paparnya.
Selama ini BPOM Semarang tidak melakukan penarikan terhadap produk SKM dipasaran.
Justru, pihaknya meminta produsen supaya memperbaiki iklan dan penandaan SKM.(TRIBUNJOGJA.COM)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "BPOM: Susu Kental Manis Hanya Pelengkap, Bukan Pengganti ASI", https://regional.kompas.com/read/2018/07/10/15253081/bpom-susu-kental-manis-hanya-pelengkap-bukan-pengganti-asi.
Penulis : Kontributor Solo, Labib Zamani
Editor : Aprillia Ika
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/susu-kental-manis_20180508_153412.jpg)