Pungutan Sekolah

Ketua Komisi D DPRD DIY : Penarikan di Sekolah Tidak Etis

Ketua Komisi D DPRD DIY : Penarikan di Sekolah Tidak Etis. Sekolah Diminta Maksimalkan Dana BOS.

Ketua Komisi D DPRD DIY : Penarikan di Sekolah Tidak Etis
http://www.dprd-diy.go.id
Ketua Komisi D DPRD DIY, Koeswanto

Laporan Calon Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM - Pungutan yang dilakukan oleh SMP 4 Ngaglik bagi calon peserta didik baru mendapatkan tanggapan dari banyak pihak, termasuk anggota DPRD DIY.

Ketua Komisi D DPRD DIY, Koeswanto menilai sekolah yang menarik biaya pada orangtua siswa tidak etis.

Sebab, menurutnya saat ini sudah ada Bantuan Operasional Sekolah (BOS), sehingga sekolah tidak perlu melakukan penarikan.

"Ya tidak etis itu ya namanya. Kan sekarang sudah ada BOS,ya dimaksimalkan saja itu. Jangan menarik biaya ke orangtua," katanya (10/7/2018).

Baca: Dewan Pendidikan: Sesuai Dengan Perda,Tidak Boleh Ada Pungutan Oleh Pihak Sekolah

Terkait dengan nominal, Kuswanto mengatakan banyak atau sedikit tetap tidak etis. Ia meminta kepada sekolah-sekolah di DIY untuk tidak menarik uang dari orangtua siswa.

"Mau banyak atau sedikit ya tetap tidak etis. Kasihan orangtua, mau nyekolahin anak. Janganlah begitu,maksimalkan saja anggaran yang sudah ada," lanjutnya.

Ia pun akan mengomunikasikan dengan kepala dinas, supaya penarikan uang di sekolah tidak terjadi lagi. (tribunjogja)

Penulis: Christi Mahatma Wardhani
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved