Yogyakarta

Belajar Bersama Maestro Nasirun di Bentara Budaya Yogyakarta

Puluhan peserta yang memilih Maestro Nasirun diberi kesempatan berdialog langsung dengan sang maestro di Bentara Budaya Yogyakarta.

Belajar Bersama Maestro Nasirun di Bentara Budaya Yogyakarta
TRIBUNJOGJA.COM / Yudha Kristiawan
Suasan diskusi program belajar bersama maestro Nasirun di Bentara budaya Yogyakarta, Selasa (10/7/2018). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Yudha Kristiawan

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Program Belajar Bersama Maestro (BBM) kembali digelar oleh Kemendikbud tahun ini.

Kali ini, puluhan peserta yang memilih Maestro Nasirun diberi kesempatan berdialog langsung dengan sang maestro di Yogyakarta'>Bentara Budaya Yogyakarta, Selasa (10/7/2018).

Emy Khoiriah Safitri, siswi dari SMAN 1 Pinrang Sulawesi Selatan ini adalah satu di antara pesertanya.

Baca: Ratusan Bonsai Dipamerkan di Gua Selarong, Harganya Ada yang Segini

Emy begitu ia akrab disapa merasa sangat beruntung bisa terpilih dari ribuan siswa SMA dan sederajat dari seluruh Indonesia yang mendaftar program ini.

Bagi Emy, program ini merupakan belajar yang sesungguhnya, apalagi langsung belajar dengan maestro bidangnya masing masing.

Lantaran Emy memiliki hobi melukis, ia pun mendaftarkan diri mengikuti program ini dengan bantuan informasi dari para alumni sekolahnya yang lebih dulu pernah mencicipi pengalaman mengikuti program BBM.

"Kita tinggal di tempat Pak Nasirun selama program, yakni dua dari tanggal 2 sampai 15 Juli nanti. Ngga nyangka juga bisa lolos seleksi dan akhirnya bisa ikut program ini. Ketemu langsung sama maestro itu sebuah pengalaman yang luar biasa karena tak hanya langsung belajar teknik tapi juga tahu kehidupan sehari hari beliau," kata Emy pada Tribunjogja.com di sela acara.

Di kesempatan yang sama, Meirinda Angmelia Balqis Alzamora dari SMAN Talang Kelapa Banyuasin Sumatera Selatan mengatakan, ia mengetahui ada program ini dari media sosial. Lantaran memiliki kegemaran melukis, ia pun mendaftar program ini.

Baca: Seniman di Gunungkidul Ini Lestarikan Batik melalui Mural

"Pas daftar kita diminta bikin video, esai 300 kata, tentang kaitan seni dengan penguatan karakter dan biodata. Ternyata saya lolos. Senang sekitar seperti mimpi bisa belajar sama maestro Nasirun yang sama dengan saya mengidolakan sosok Affandi. Kita kemarin sudah belajar teknik, diajak melukis on the spot di Prambanan Malioboro keraton dan ISI," kata Meirinda.

Halaman
12
Penulis: yud
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved