Home »

Jawa

Jawa

Warga Magelang Temukan Jasad Bayi Baru Lahir Terbungkus Kresek Hitam, Dibuang di Kali Tangsi

Mayat bayi tersebut ditemukan terbungkus plastik warna hitam mengambang di aliran kali dan tersangkut di bebatuan.

Warga Magelang Temukan Jasad Bayi Baru Lahir Terbungkus Kresek Hitam, Dibuang di Kali Tangsi
Dok Polsek Tempuran
Sosok mayat bayi berusia 5-6 bulan terbungkus plastik hitam yang ditemukan Warga Dusun Samberan, Desa Ringinanom, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Magelang, di pinggiran Kali Tangsi, tepatnya di bawah Jembatan Bonyok, Minggu (8/7/2018) siang kemarin. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Warga Dusun Samberan, Desa Ringinanom, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Magelang, dikejutkan dengan penemuan mayat bayi (orok) di pinggiran Kali Tangsi, tepatnya di bawah Jembatan Bonyok, Minggu (8/7/2018) siang kemarin.

Mayat bayi tersebut ditemukan terbungkus plastik warna hitam mengambang di aliran kali dan tersangkut di bebatuan.

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Yusuf (13) dan Ikhlas Afdhol (15), santri Pondok Pesantren Roudhlotul Mustofa Dusun Samberan, Desa Ringinanom, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Magelang, sekitar pukul 12.00 WIB.

Baca: Geger Penemuan Potongan Kaki di Tepi Pantai, Ternyata Milik Warga yang Dilarung Setelah Diamputasi

Saat itu, keduanya tengah beraktivitas mencuci pakaian di Kali Tangsi.

Saat sedang mencuci, dua orang saksi tersebut melihat bungkusan plastik berwarna hitam, mengambang di sela-sela bebatuan.

Keduanya terkejut ketika memeriksa bungkusan plastik ternyata berisi mayat bayi.

"Saat itu kami tengah beraktifitas mencuci pakaian di sungai, kami melihat bungkus plastik warna hitam yang mengambang di bebatuan, setalah saya lihat ternyata berisi orak bayi kondisi meninggal dunia " terang Yusuf.

Keduanya pun langsung memberitahukan penemuan ini kepada Muhammad Siswanto (28), Kepala Dusun Samberan.

Selanjutnya, pihaknya melaporkan kejadian ini ke Polsek Tempuran.

Halaman
12
Penulis: rfk
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help