Kulonprogo

Sosialisasi Perekrutan Komisioner KPU Dinilai Mepet

Jadwal sosialisasi perekrutan komisioner untuk Komisi Pemilihan Umum (KPU) di daerah dinilai terlalu mepet tenggat waktu pendaftaran.

Sosialisasi Perekrutan Komisioner KPU Dinilai Mepet
internet
KPU

TRIBUNJOGJA.COM - Jadwal sosialisasi perekrutan komisioner untuk Komisi Pemilihan Umum (KPU) di daerah dinilai terlalu mepet tenggat waktu pendaftaran.

Hal ini menyulitkan para peminatnya dalam memenuhi persyaratannya.

Hal itu mengemuka dalam sosialisasi perekrutan komisioner daerah di Rumah Pintar Pemilu KPU Kulonprogo, Senin (9/7/2018).

Baca: Atasi Kekeringan, Aliran Irigasi Kalibawang Bakal Dibuka 1 Agustus

Sebagian peserta yang berasal dari beragam latar belakang organisasi menilai seharusnya sosialisasi bisa dilakukan jauh sebelum tanggal pendaftaran.

Untuk diketahui, masa penerimaan berkas pendaftaran dilayani Tim Seleksi pada 4-12 Juli 2018.

"Sekarang (senin) sudah tanggal 9. Pasti baru besok (hari ini) bisa mempersiapkan syaratnya. Ini kan terlalu mepet," tutur Ketua PCNU Kulonprogo Wasiludin dalam sosialisasi tersebut.

Dalam pandangannya, Tim Seleksi seharusnya melakukan sosialisasi jauh sebelum masa pendaftaran dibuka.

Sosialisasi setidaknya dilakukan seminggu sebelumnya, bukan ketika masa pendaftaran sudah berlangsung.

"Bagaimana mau cari yang terbaik kalau waktunya mepet begini," kata dia.

Baca: Debu Proyek Bandara NYIA Kulonprogo Terpa Pemukiman Warga

Anggota Tim Seleksi Komisioner KPU Kabupaten/Kota tingkat DIY, Retna Susanti mengatakan informasi pendaftaran telah didistribusikan sejak 29 Juni melalui media cetak dan elektronik serta media sosial.

Hanya saja, tatap muka memang baru dilakukan saat ini.

Disebutnya ada tiga slot komisioner di KPU Kulonprogo yang bisa diisi dengan jumlah pendaftar minimal 18 orang dan saat ini baru ada enam pendaftar.

Rekrutmen komisioner periode ini dilakukan KPU tingkat provinsi dan bukan lagi di masing-masing kabupaten/kota.

Seluruh keputusan terkait penandatanganan kontrak Komisioner dan waktu pendaftaran semua diurus oleh KPU Pusat, bukan lagi tingkat daerah seperti pelaksanaan pendaftaran periode sebelumnya.

"Ini agar tidak ada kepentingan dan konflik di KPU tingkat daerah," kata dia. (*)

Penulis: ing
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help