Gunungkidul

Ratusan Peserta Ikuti Liga Free Flight STTA Aero Competition di Gunungkidul

Minat masyarakat Yogyakarta cukup besar tetapi karena olahraga aeromodelling kurang dikenal oleh masyarakat Yogyakarta membuat sulit mencari atlet.

Ratusan Peserta Ikuti Liga Free Flight STTA Aero Competition di Gunungkidul
TRIBUNJOGJA.COM / Wisang Seto
Satu diantara atlet saat berlaga di event liga free flight STTA Aero Competition Minggu,(8/7/2018). 

Laporan Calon Reporter Tribun Jogja, Wisang Seto Pangaribowo

TRIBUNJOGJA.COM,GUNUNGKIDUL- Olahraga aeromodelling sudah banyak diminati di Yogyakarta.

Hal ini dilihat dari antusiasme peminat olahraga ini dalam event Liga Free flight STTA Aero Competition.

Jumlah peserta yang mengikuti event ini mencapai 190 orang, dimana 30 persennya berasal dari Yogyakarta.

Ketua Panitia, Satrio Cipto mengatakan, kebanyakan peserta berasal dari Jawa Barat dan Jakarta.

Sementara peserta terjauh berasal dari Medan.

"Di Yogyakarta termasuk besar peminatnya karena banyak univeritas yang mempunyai komunitas-komunitas aeromodeling dari situ banyak yang ditarik ke daerah menjadi atlet daerah," tuturnya, Minggu (8/7/2018).

Ia mengatakan lomba dibagi menjadi dua kategori yaitu kategori umum dan pelajar,

"Penilaiannya berdasarkan lama terbang pesawatnya. dengan ada maksimal waktu terbang jadi jika pesawat lebih satu menit maka tetap dihitung satu menit," tambahnya.

Satrio Mengatakan dalam aturan free flight sayap pesawat tidak boleh lebih dari 800 cm persegi dengan bentuk bebas.

Halaman
12
Penulis: Wisang Seto Pangaribowo
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help