Meski Berjanggut Lebat, Wanita Ini Justru Merasa Lebih Feminim

Harnaam Kaur mengidap Polycystic Ovary Sindrome, yang membuatnya memiliki janggut lebat seperti halnya yang dimiliki oleh lelaki

Meski Berjanggut Lebat, Wanita Ini Justru Merasa Lebih Feminim
Instagram Harnaam Kaur
Harnaam Kaur 

TRIBUNJOGJA.com - Janggut atau bulu yang tumbuh di dagu, selalu identik dengan pria. Wajar saja, lantaran janggut memang hanya tumbuh pada seorang pria.

Namun apa jadinya jika ternyata jenggot itu tumbuh pada seorang wanita, bahkan dengan jumlah yang terhitung sangat lebat.

Inilah yang dirasakan oleh Harnaam Kaur, seorang wanita asal Slough, Berkshire, salah satu kota di Inggris.

Harnaam Kaur
Harnaam Kaur (ist)

Harnaam memiliki janggut yang lebat yang sempat membuatnya sangat terpukul karena memeroleh perlakukan yang tak menyenangkan dari orang-orang yang melihat kondisinya itu.

Sebagaimana dilansir Dailymail, Kaur diketahui mengidap sindrom yang disebut Polycystic Ovary Sindrome.

Kondisi itu memungkinkan dirinya mengalami pertumbuhan rambut yang sangat cepat di beberapa bagian tubuhnya termasuk di bagian dagu hingga membentuk janggut yang lebat.

Kali pertama, kondisi itu terlihat ketika dirinya berusia 11 tahun. Bulu tumbuh begitu cepat di beberapa bagian tubuhnya.

Saat itu, ia harus rela menerima perlakukan tidak menyenangkan dari orang-orang di sekitarnya. Baik itu di sekolah maupun ketika ia berjalan di jalanan.

Bahkan saat ia berusia belasan, Kaur merasa begitu malu. Oleh karena itu, dirinya melakukan perawatan wajah dan mencabut janggut itu dengan cara waxing paling tidak dua kali dalam seminggu. Ia juga menjalani bleaching dan shaving.

"Saya di-bully dengan cara yang sangat buruk, mereka juga memanggil saya dengan sebutan 'shemale' atau 'sheman'," katanya.

Namun itu dulu, kini Kaur justru bertekad akan memelihara janggutnya itu dan bersumpah tidak akan memotong rambut maupun bulu di tubuhnya.

Hal ini ia lakukan setelah dirinya dibaptis menajdi seorang Sikh, satu agama yang mengharamkan pengikutnya untuk melakukan pemotongan rambut maupun bulu di tubuhnya.

"Saya tidak akan perah kembali lagi seperti masa lalu, dan saya juga tidak akan pernah memotong rambut yang ada di wajah saya ini. Karena ini merupakan salah satu jalan bagaimana Tuhan menciptakanku dan saya sangat bahagia dengan hal itu," ujarnya.

Ia melanjutkan, dengan adanya janggut lebat tersebut, Kaur justru merasakan lebih feminim, lebih seksi dan terlihat semakin memesona.

"Saya sudah belajar bagaimana mencintai diri saya sendiri," ucapnya. (*)

Penulis: mon
Editor: mon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help