Lifestyle

Kini Semakin Banyak Produsen Tawarkan Pakaian dengan Perlindungan Ultraviolet

Kini semakin banyak perusahaan yang mulai menawarkan pakaian dengan UPF, atau faktor perlindungan ultraviolet.

Kini Semakin Banyak Produsen Tawarkan Pakaian dengan Perlindungan Ultraviolet
shutterstock via kompas.com
Ilustrasi pakaian anti sinar matahari 

TRIBUNJOGJA.COM - Untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari, tabir surya bukan satu-satunya pelindung.

Kini semakin banyak perusahaan yang mulai menawarkan pakaian dengan UPF, atau faktor perlindungan ultraviolet.

UPF memiliki fungsi sama seperti SPF dari tabir surya, namun bedanya kita tak perlu mengoleskan ulang tiap dua jam sekali.

"Orang-orang mengira kaus biasa dapat melindungi mereka dari matahari, namun rata-rata cotton tee hanya memiliki SPF sekitar 8," kata dokter kulit Patricia Wexler.

Baca: UV Tattoos, Tato Keren yang Bisa Menyala Warna-warni Saat Kena Lampu Ultraviolet

Kendati mungkin tidak terkena sinar matahari melalui pakaian, kita tetap berisiko terkena kerusakan akibat ultraviolet lainnya yang dapat mempercepat proses penuaan dan meningkatkan risiko kanker kulit.

Nah, bahan tenunan padat yang membentuk pakaian UPF dapat melindungi dari kedua jenis sinar yang dapat membakar, serta jenis yang dapat merusak kulit dari waktu ke waktu.

“Saya pikir, tidak banyak orang yang rutin mengenakan tabir surya,” ujar Wexler.

Karena itu, menurutnya, pakaian ini mencoba membuat kekhawatiran tentang paparan sinar matahari berkurang, karena tak perlu repot bolak-balik mengenakan tabir surya setiap dua jam sekali.

Apalagi pakaian modis ini memiliki UPF 50, yang berarti pelru 50 sinar matahari yang dapat menembusnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pakaian Juga Didesain untuk Lindungi Kulit dari Sinar Matahari", https://lifestyle.kompas.com/read/2018/07/07/160000120/pakaian-juga-didesain-untuk-lindungi-kulit-dari-sinar-matahari.
Penulis : Kahfi Dirga Cahya
Editor : Lusia Kus Anna

Editor: Ari Nugroho
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help