Kulonprogo

Sejumlah SMP/MTs di Kulonprogo Dimungkinkan Kekurangan Murid

Namun begitu, sejumlah sekolah dimungkinkan bakal mengalami kekurangan murid dengan jumlah kuota tidak terpenuhi.

Sejumlah SMP/MTs di Kulonprogo Dimungkinkan Kekurangan Murid
internet
ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO - Masa Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online tingkat Sekolah Menengah Pertama dan Madrasah Tsanawiyah (SMP/MTs) di Kulonprogo berakhir Jumat (6/7/2018) pagi dengan lancar.

Namun begitu, sejumlah sekolah dimungkinkan bakal mengalami kekurangan murid dengan jumlah kuota tidak terpenuhi.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kulonprogo, Sumarsana mengatakan tidak terpenuhinya kapasitas penerimaan murid di beberapa sekolah itu sangat mungkin terjadi.

Hal ini lantaran jumlah lulusan sekolah dasar/madrasah ibtidaiyah (SD/MI) di Kulonprogo cukup minim dan lebih sedikit ketimbang jumlah kursi SMP/MTs yang tersedia.

Lulusan SD/MI di Kulonprogo pada tahun ini mencapai 5.883 siswa sedangkan kursi SMP/MTs yang tersedia sebanyak 6.472 kursi.

Dengan demikian ada 1.573 kursi yang masih tersedia untuk sekolah negeri maupun swasta.

Baca: Kurang Pahami Sistem PPDB Baru, Banyak Calon Siswa Gagal Diterima Sekolah Negeri

"Memang dimungkinkan ada kekurangan siswa tapi datanya masih direkapitulasi," kata Sumarsana.

Disdikpora dalam hal ini menyatakan tidak akan menambah waktu pendaftaran lagi.

Sebelumya, penambahan hanya dilakukan untuk sehari pada Jumat kemari sebagai pengganti hari ketika terjadi permasalahan sistem pendaftaran pada Rabu (4/7/2018).

PPDB online dinyatakan sudah berakhir dan pengumuman resminya akan dilakukan pada Sabtu (7/7/2018) ini.

"Seharusnya Kamis kemarin berakhir tapi kami perpanjang sampai Jumat. Besok (Sabtu) pengumuman resmi PPDB," kata Sumarsana.

Seorang warga Karangwuni, Wates, landung, mengaku kini sudah bisa bernapas lega.

Dirinya sempat kesulitan mendaftarkan anaknya karena ada permasalahan sistem zonasi online pada Kamis lalu.

Namun, ketika Jumat pagi dicobanya kembali, sistem sudah berjalan normal.

Anaknya akhirnya bisa terdaftar sesuai ketentuan zona dari Disdikpora dan mengantongi nilai tambahan sebagaimana mestinya di akhir masa pendaftaran.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: ing
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help