Kota Jogja

Camat Sebut 3-4 Pemondokan Diduga Masih Membuka Praktik Prostitusi

Setidaknya terdapat 3-4 pemondokan di daerah Mrican, Giwangan, Umbulharjo yang diduga masih dijadikan tempat praktik prostitusi.

Camat Sebut 3-4 Pemondokan Diduga Masih Membuka Praktik Prostitusi
TRIBUNJOGJA.COM / Kurniatul Hidayah
Warga Mrican melakukan dialog dengan Pemkot dan meminta ketegasan Pemkot untuk mengubah citra Mrican, Rabu (4/7/2018). 

Laporan Reporter Tribun Jogja Kurniatul Hidayah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Setidaknya terdapat 3-4 pemondokan di daerah Mrican, Giwangan, Umbulharjo yang diduga masih dijadikan tempat praktik prostitusi.

Hal tersebut diutarakan Camat Umbulharjo Mardjuki, Kamis (5/7/2018).

Ia mengatakan bahwa pihaknya telah mendapatkan perintah dari Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi untuk melakukan pendataan terhadap semua pemondokan yang ada di kawasan Mrican.

"Kami lambat laun akan menertibkan semua pempndokan. Kemarin kada eberatan di 2-3 tempat yang menyediakan jasa pemondokan. Beberapa kami lakukan pembinaan. Kami hati-hati agar tidak jadi perpecahan antar-warga," ujarnya.

Baca: Diduga Terpeleset, Seorang Pria Ditemukan Meninggal di Bendungan Mrican Kota Yogyakarta

Pemondokan yang diduga melakukan praktik prostitusi, lanjutnya, merupakan milik warga Mrican.

Namun, mereka hanya menyediakan tempat.

Sementara pengguna jasa membawa pasangannya sendiri ketika datang ke tempat tersebut.

"Penyedia jasanya warga situ. Mau ditertibkan malah marah, bawa bendo. Wataknya keras dengan warganya. Lokasi utara terminal. Kalau di dalam sudah tidak ada (praktik prostitusi)," ungkapnya.

Kepala Satpol PP Kota Yogyakarta, Nurwidihartana menjelaskan bahwa pihaknya sebenarnya sudah melakukan patroli di wilayah Mrican terkait praktik prostitusi yang ada di sana.

Halaman
12
Penulis: kur
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help