Kulonprogo

Bupati Kulonprogo 'Wadul' Kemelut Bandara Kepada Presiden Jokowi

Hasto dalam pertemuan itu memang turut wadul alias curhat soal perkembangan proyek NYIA di Temon beserta kendala yang menyertainya.

Bupati Kulonprogo 'Wadul' Kemelut Bandara Kepada Presiden Jokowi
Tribun Jogja/ Singgih Wahyu Nugraha
Ilustrasi: Suasana kegiatan pembersihan lahan pembangunan bandara hari kedua di wilayah Desa Palihan, Jumat (29/6/2018). 

TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO - Presiden Joko Widodo meminta Pemerintah Kabupaten Kulonprogo untuk segera menyelesaikan persoalan yang menyelimuti proyek pembangunan New Yogyakarta International Airport (NYIA).

Hal itu disampaikan Presiden kepada Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo saat berlangsung pertemuan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (5/7/2018).

Hasto dalam pertemuan itu memang turut wadul alias curhat soal perkembangan proyek NYIA di Temon beserta kendala yang menyertainya.

Termasuk, masih adanya sikap penolakan dari sekitar 30 kepala keluarga (KK) warga terdampak pembangunan yang hingga saat ini masih bertahan tinggal di areal lahan pembangunan.

Presiden Jokowi kemudian memberikan beberapa arahan dan mendorong Pemkab Kulonprogo untuk segera menyelesaikannya demi mewujudkan percepatan realisasi pembangunan bandara.

Baca: Sultan: Warga Penolak Bandara Harus Berkompromi

"Pak Jokowi mengharapkan sisa yang 30 orang segera bisa diatasi dengan cepat dan sebaik-baiknya. Itu arahan beliau kepada saya," ujar Hasto kepada wartawan melalui pesan singkatnya.

Proyek NYIA memang termasuk dalam deretan proyek strategis nasional di bawah Kabinet Kerja.

Pada awal 2017 lalu, Jokowi pula yang memimpin seremoni babat alas atau penanda dimulainya proses awal pembangunan bandara internasional tersebut.

Jokowi menargetkan NYIA bisa beroperasi pada 2019 dan proses pembangunannya diharapkannya tidak maju mundur alias molor.

Keberadaan NYIA diyakini bakal menjadi pintu gerbang Yogyakarta untuk menyambut wisatawan dan memajukan perekonomian masyarakat.

Halaman
123
Penulis: ing
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help