Kulonprogo

Cegah Stunting, Kecukupan Gizi keluarga Perlu Diperhatikan

Pemerintah kecamatan setempat mengimbau masyarakatnya untuk memprioritaskan kecukupan gizi bagi keluarganya.

Cegah Stunting, Kecukupan Gizi keluarga Perlu Diperhatikan
net
ilustrasi stunting 

TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO - Desa Donomulyo di Kecamatan Nanggulan termasuk dalam 10 wilayah di Kulonprogo yang mendapat intervensi khusus dari pemerintah Kabupaten Kulonprogo dalam kasus stunting (bayi tumbuh pendek).

Pemerintah kecamatan setempat mengimbau masyarakatnya untuk memprioritaskan kecukupan gizi bagi keluarganya.

Angka stunting di Donomulyo pada 2017 mencapai 14 kasus.

Jumlah tersebut menurun menjadi 11 kasus hingga Juni 2018 lalu.

Penyebab stunting cukup beragam mulai dari faktor risiko ibu hamil dengan anemia, kekurangan energi kronik, tekanan darah tinggi, kasus berat badan lahir rendah, bayi lahir prematur, dan lainnya.

Baca: Masih Banyak Anak di Magelang Menderita Stunting atau Kekerdilan

Camat Nanggulan, Duana Heru mengaku tak tinggal diam atas kondisi tersebut dan berusaha mendorong perilaku hidup sehat berkecukupan gizi kepada seluruh warganya.

Pihaknya juga meminta warga menyusun prioritas belanja dengan cermat dan tepat, menyesuaikan konsumsinya dengan kebutuhan keluarga.

"Ini berkaitan dengan bagaimana menyediakan asupan gizi seimbang bagi keluarga, terutama ibu hamil sehingga bisa mencegah kasus stunting dengan perhatian pada pendanaan dan tenaga untuk kesehatannya. Bukan malah membeli perhiasan, membeli rokok, atau perabotan," kata Duana, Selasa (3/7/2018).

Sejumlah program juga dilakukan untuk mendorong gaya hidup sehat masyarakat tersebut.

Di antaranya melalui monitoring oleh Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas), Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Bumil dan program lainnya.

Halaman
12
Penulis: ing
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help