Penangkapan Terduga Teroris

Melawan Pakai Sangkur dan Pistol, Densus 88 Tembak Mati Terduga Teroris di Depok

Melawan Pakai Sangkur dan Pistol, Densus 88 Tembak Mati Terduga Teroris di Depok

Melawan Pakai Sangkur dan Pistol, Densus 88 Tembak Mati Terduga Teroris di Depok
KOMPAS.com /ANDREAS LUKAS ALTOBELI
Petugas Densus 88 tengah berjaga di sekitar rumah terduga teroris di Kawasan Perumahan Kunciran Indah, Pinang, Tangerang, Banten, Rabu (16/05/2018). Sejumlah barang bukti dan tiga orang terduga teroris telah diamankan tim Densus 88 Antiteror Polri. 

TRIBUNJOGJA.COM - Perburuan terhadap jaringan teroris di Tanah Air terus dilakukan oleh tim Densus 88 Antiteror.

Terbaru, tim Densus 88 menembak mati dua orang terduga teroris di Jalan Tole Iskandar, Sukmajaya, Depok, Jawa Barat, Sabtu(23/6/2018).

Kedua terduga teroris yang berhasil dilumpuhkan oleh aparat Densus 88 adalah  AS dan AZW alias MRS.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) M. Iqbal mengungkapkan kedua terduga teroris yang dilumpuhkan ini merencanakan  aksi teror pada penyelenggaraan Pilkada Jawa barat, pekan depan.

"Merencanakan amaliyah dalam pelaksanaan pilkada Jabar 2018," kata Iqbal dalam pernyataan resminya.

Menurut Iqbal, kedua terduga teroris ini pernah mengikuti latihan semimiliter di Gunung Gede tahun 2014.

Baca: Sistem Belum Siap, Polda Metro Jaya Tunda Kebijakan Tes Psikologi untuk Pembuatan SIM

Penangkapan dilakukan pada saat keduanya berboncengan sepeda motor sedang melakukan perjalanan di Jalan Tole Iskandar, Sukmajaya, Kota Depok, Jawa Barat.

Dalam proses penyergapan, terduga teroris melakukan perlawanan dengan menyerang petugas.

Mereka pun mengancam nyawa petugas dengan menggunakan pisau komando dan pistol.

"Petugas terpaksa melakukan upaya pelumpuhan, yang mengakibatkan kedua terduga teroris meninggal dunia," ungkap Iqbal.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Terduga Teroris yang Tewas di Depok Rencanakan Aksi Teror pada Pilkada Jabar",

Editor: has
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help