Piala Dunia 2018

Messi Lesakkan 11 Tembakan, Para Pemain Beri Dukungan Penuh

Dia pun melepaskan 11 tembakan tetapi tak satu pun yang membuahkan gol untuk membantu Argentina meraih kemenangan.

Messi Lesakkan 11 Tembakan, Para Pemain Beri Dukungan Penuh
ESPN
Kapten Argentina Lionel Messi 

TRIBUNJOGJA.COM - Dua pemain Argentina, Paulo Dybala dan Cristian Ansaldi, mendukung Lionel Messi. Mereka mengatakan bahwa semua pemain Albiceleste, julukan timnas Argentina, tidak akan meninggalkan sang superstar.

Messi mengawali Piala Dunia 2018 dengan performa yang tidak sesuai harapan. Saat Argentina bermain imbang 1-1 melawan Islandia dalam penyisihan Grup D, 16 Juni, bintang Barcelona tersebut gagal mengeksekusi penalti.

Dia pun melepaskan 11 tembakan tetapi tak satu pun yang membuahkan gol untuk membantu Argentina meraih kemenangan.

Ini tentu saja menjadi pukulan telak bagi Messi, yang sudah dianggap seperti "dewa". Tak ayal, pemain dengan julukan La Pulga ini menjadi sorotan menjelang duel melawan Kroasia pada laga kedua Grup D, Kamis (21/6/2018).

Merasa sang kapten berada di bawah tekanan, Dybala memberikan semangat. Penyerang Juventus tersebut menegaskan bahwa semua pemain Argentina tetap berada di belakang Messi untuk memberian dukungan.

"Tentu saja kami semua mendukungnya, tidak perlu mengingat hal itu. Gagal dalam penalti tidak berati apa-apa karena dia merupakan orang pertama yang ingin memperbaikinya dan memulihkan situasi. Dia pun tahu bisa mengandalkan kami sekarang lebih dari sebelumnya," ujar Dybala seperti dikutip dari FourFourTwo.

"Kami di sini untuk membantu dia kapan pun dia membutuhkan kami, untuk mengambil keuntungan darinya dalam setiap pertandinga dan kami akan tetap berada di sisinya. Ini tidak akan berubah."

Hal senada diungkapkan Ansaldi. Bek Argentina ini mengatakan bahwa Messi merupakan sosok yang hebat di dalam dan di luar lapangan.

 "Kita semua tahu siapa dia. Puji Tuhan, dia yang terbaik di dalam dan di luar lapangan. Dia tahu cara cara mengatasi ini (gagal penalti) dan begitulah cara dia menjaga levelnya selama bertahun-tahun, memecahkan banyak rekor," ujar Ansaldi.

"Jelas dia merasa buruk karena gagal penalti dan sebagai seorang profesional, dia sangat mengetahui apa arti dari kegagalan mengeksekusi penalti. Namun ini sepak bola. Kami harus berterima kasih kepadanya karena golnya membantu kami berada di sini, mewujudkan mimpi."

Argentina harus menang melawan Kroasia untuk menguak asa lolos ke babak 16 besar. Andai imbang apalagi kalah, nasib mereka akan ditentukan dalam laga pamungkas melawan Nigeria pada 26 Juni.

Saat ini Kroasia berada di puncak klasemen dengan koleksi tiga poin, hasil dari kemenangan 2-0 atas Nigeria pada laga perdana. Peringkat kedua dihuni Argentina dan Islandia yang sama-sama mengumpulkan satu poin.

Editor: ribut raharjo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help