Warga Terbah Antusias Saksikan Pagelaran Wayang Dalam Rangka Temu Warga

Temu Warga tahun ini mengusung tema “Merajut Persatuan Dalam Keberagaman” dan diadakan di lapangan SD N Terbah 1,

Warga Terbah Antusias Saksikan Pagelaran Wayang Dalam Rangka Temu Warga
IST
Dalam rangka Idul Fitri 1439 H, Paguyuban Muda-Mudi Terbah mengadakan Temu Warga Desa Terbah, Patuk, Gunungkidul, D. I. Yogyakarta pada Minggu, 17 Juni 2018. 

TRIBUNJOGJA.COM - Dalam rangka Idul Fitri 1439 H, Paguyuban Muda-Mudi Terbah mengadakan Temu Warga Desa Terbah, Patuk, Gunungkidul, D. I. Yogyakarta pada Minggu, 17 Juni 2018.

Acara ini diprakarsai oleh salah satu perantau yang berasal dari Desa Terbah dan direalisasikan oleh Paguyuban Muda Mudi Terbah.

Temu Warga tahun ini mengusung tema “Merajut Persatuan Dalam Keberagaman” dan diadakan di lapangan SD N Terbah 1, Terbah, Patuk, Gunungkidul.

Tema ini bertujuan agar seluruh masyarakat Terbah dan perantau yang berasal dari Terbah tetap menjaga silaturahmi dan mencintai tanah kelahirannya.

Rangkaian acara Temu Warga Terbah dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama pada siang hari diadakan sarasehan dan diskusi antarwarga Terbah dan perantau yang berasal dari Terbah.

Sarasehan ini bertujuan agar semua lapisan turut memberikan sumbasih pemikiran demi kehidupan masyarakat yang lebih baik.

Sesi kedua Temu Warga dimeriahkan oleh Pagelaran Wayang yang menampilkan dalang asli Terbah.

Pagelaran wayang dibuka oleh dalang cilik bernama Bayu Prakoso berumur lima tahun dan dilanjutkan oleh dalang yang merupakan ayahnya sendiri bernama Pak Rambadi dengan lakon “Lahire Wisanggeni” yang menggambarkan lahirnya Paguyuban Muda Mudi Terbah.

Selain untuk hiburan rakyat, pagelaran wayang ini bertujuan agar seluruh masyarakat dapat “nguri-uri” atau melestarikan kebudayaan Jawa.

“Saya sangat bangga terhadap semangat dari Paguyuban Muda Mudi Terbah yang sangat peduli dengan potensi desanya. Dengan menampilkan dalang asli Terbah, semoga menjadi awal munculnya semangat baru seluruh masyarakat dalam membangkitkan budaya yang telah dimiliki. Dengan melihat antusias masyarakat yang memadati lapangan ini saya yakin, Terbah memiliki kekuatan dalam membangun desanya. Tetap semangat untuk Paguyuban Muda Mudi Terbah dalam membangun Indonesia dari desa,” tutur Kemiran, Ketua Dewan Kebudayaan Kecamatan Patuk dalam sambutannya.

Di tempat terpisah Nurullia, Humas Paguyuban Muda Mudi Terbah mengungkapkan bahwa ada satu dua hambatan dalam menyukseskan serangkaian acara perdana Temu Warga Desa Terbah tersebut.

Akan tetapi, tak menyurutkan semangat dari seluruh panitia. Justru adanya hambatan menjadi cambukan agar organisasi kepemudaan tersebut dapat terus berkembang dan merangkul seluruh lapisan masyarakat Desa Terbah. (*)

Editor: dik
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help