Idul Fitri 1439 H

Jadi Penceramah Salat Ied, Kapolda DIY Singgung Pemilu 2019

Dofiri juga menyebut soal ujaran kebencian serta hoaks alias berita bohong dari berbagai media sosial.

Jadi Penceramah Salat Ied, Kapolda DIY Singgung Pemilu 2019
TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
Kapolda DIY Brigjen Pol Ahmad Dofiri dalam Salat Ied di Alun-alun Utara Yogyakarta, Jumat (15/06/2018) 

Laporan Reporter Tribun Jogja Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Saat memberikan ceramah di hadapan ribuan jamaah Salat Ied, Jumat (15/06/2018), Kapolda DIY Brigjen Pol Ahmad Dofiri menyinggung tentang Pilkada serentak dan Pemilu 2019.

"Meskipun saat ini DIY tidak melaksanakan agenda Pilkada, tetapi dampak dan aroma yang mengarah ke Pemilu 2019 sudah begitu kentara," ujar Dofiri di Alun-alun Utara Yogyakarta.

Dofiri juga menyebut soal ujaran kebencian serta hoaks alias berita bohong dari berbagai media sosial.

Berbagai hoaks inilah, menurutnya, memicu terjadinya konflik serta berbagai aksi teror belakangan ini.

Baca: Pemuda Gereja Kulonprogo Bantu Kelancaran Salat Ied sebagai Wujud Toleransi Beragama

"Begitu berbahayanya jika masing-masing pihak memaksakan kehendak tanpa memperhatikan kepentingan yang lebih besar," tutur Dofiri.

Dofiri pun meminta masyarakat agar kembali pada nilai-nilai ajaran agama.

Sebab Islam menurutnya adalah agama perdamaian, termasuk dalam hal berpolitik.

Baca: Ribuan Warga Ikuti Salat Ied di Alun-alun Utara Yogyakarta

"Islam mengajarkan apa yang boleh dan tidak, termasuk untuk berpolitik," jelas Dofiri.

Usai menjadi penceramah Salat Ied di Alun-alun Utara Yogyakarta, Ahmad Dofiri bergerak ke Gedung PDHI DIY untuk melakukan pertemuan dengan warga setempat.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Alexander Aprita
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help