Home »

Techno

» Apps

Techno

Rekam Voice Note di Whatsapp Kini Tak Perlu Lagi Berlama-lama Tekan Tombol Mikrofon

WhatsApp resmi memperbarui fitur voice note yang memudahkan penggunanya merekam suara dengan kemampuan hands-free

Rekam Voice Note di Whatsapp Kini Tak Perlu Lagi Berlama-lama Tekan Tombol Mikrofon
express.co.uk
WhatsApp 

TRIBUNJOGJA.COM - Pengguna WhatsApp tak perlu lagi menahan tombol mikrofon berlama-lama untuk merekam pesan suara atau voice note.

Pada Senin (11/6/2018), WhatsApp resmi memperbarui fitur voice note yang memudahkan penggunanya merekam suara dengan kemampuan hands-free alias lepas tangan.

Ketika ingin merekam suara, pengguna cukup menekan tombol mikrofon lalu usap (swipe) ke atas hingga muncul gambar gembok terbuka.

Dengan begitu, fungsi rekaman akan terkunci selama proses perekaman berlangsung.

Selama perekaman pesan berlangsung, pengguna bisa tetap menggulir chat di jendela obrolan yang terbuka.

Sehingga, pengguna bisa melihat lagi pesan mana yang harus dijawab.

Setelah proses rekeman selesai, klik tombol kirim yang digambarkan ikon pesawat kertas ke arah kanan, untuk langsung mengirim pesan suara.

Jika ragu, pengguna bisa usap ke kiri untuk opsi "swipe to cancel" untuk langsung membatalkan rekaman, tanpa harus takut pesan akan terkirim. 

Sebelumnya, pengguna harus menahan tombol mikrofon dengan jari sambil merekam suara. Pesan suara hanya akan terekam selama tombol tertahan.

Baik pengguna iOS dan Android sudah bisa mencoba fitur ini dengan melakukan pembaruan di Play Store ke versi 2.18.177 dan di Apple App Store ke versi 2.18.61.

Dilansir dari BGR India, WhatsApp juga dikabarkan tengah menyiapkan fitur label "forward" bagi pesan yang diteruskan (forwarded).

Label tersebut akan muncul di pesan pengrim dan penerima.

Kendati demikian, pesan yang di-forward tidak akan menyantumkan nama pengirim asli pesan tersebut.

 Untuk sementara ini, fitur tersebut masih beredar dalam format beta untuk beberapa pengguna perangkat Android.

Fitur ini diklaim bisa membantu pengguna menyaring pesan sampah atau rantai pesan hoaks yang asal diteruskan. (Wahyunanda Kusuma Pertiwi)

Editor: dik
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help