Kota Yogyakarta

Polresta Yogyakarta Siapkan Rekayasa Lalin, Kepadatan Diprediksi Meningkat setelah Hari-H

Upaya tersebut seperti melalukan rekayasa lalu lintas, khususnya untuk arus menuju tempat wisata seperti Malioboro.

Polresta Yogyakarta Siapkan Rekayasa Lalin, Kepadatan Diprediksi Meningkat setelah Hari-H
IST
Situasi arus lalu lintas menuju ke Malioboro dari arah Kleringan, tampak pula ada sedikit antrian kendaraan bermotor di kawasan tersebut. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Satlantas Polresta Yogyakarta terus berupaya membuat arus lalu lintas di Kota Yogyakarta tetap nyaman untuk dilalui pemudik atau wisatawan yang menjadikan Kota Yogyakarta sebagai destinasi wisatanya.

Upaya tersebut seperti melalukan rekayasa lalu lintas, khususnya untuk arus menuju tempat wisata seperti Malioboro.

Mengenai adanya lonjakan kendaraan yang memasuki Kota Yogyakarta, Satlantas Polresta Yogyakarta memprediksi hal tersebut terjadi pada H+1 hingga H+2 setelah perayaan Idul Fitri 1439 Hijriyah.

Kasat Lantas Polresta Yogyakarta, Kompol Dwi Prasetyo mengatakan, bahwa pihaknya telah menyiapkan strategi untuk mengurai kemacetan paska lebaran.

Dalam pelaksanaannya, pihaknya juga akan berupaya secara maksimal mungkin.

Baca: Satlantas Polresta Yogyakarta Batasi Peserta Takbiran Masuk Jalan Protokol

"Jika terjadi kepadatan arus lalu lintas ke Malioboro akan dipecah dengan rekayasa lalu lintas. Nanti, kendaraan yang dari arah Jalan Margo Utomo diarahkan memutari Stadion Kridosono. Kalau tidak mampu, nanti akan dialihkan ke Jalan Mataram untuk dan memutar di Jalan Mas Suharto," katanya, Selasa (13/6/2018).

Lebih lanjut, jika masih belum berhasil juga nantinya akan diberlakukan dua jalur untuk masuk ke kawasan Malioboro.

Di mana jalur tersebut meliputi jalur masuk dari bagian Utara dan Selatan Kota Yogyakarta.

"Kalau dari utara nanti kita lewatkan dari Gramedia maupun yang dari Pingit. Atau dari Pingit dialirkan lewat yang sisi barat dan selatan masuk dari Pojok Beteng maupun dari Wirobrajan, baru masuk Malioboro dari utara," ucapnya.

Disinggung mengenai peningkatan kendaraan bermotor, menurut Kompol Dwi bahwa untuk di wilayah Kota Yogyakarta belum ada peningkatan yang signifikan.

Halaman
12
Penulis: rid
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help