Pemudik yang Masuk Wilayah DI Yogyakarta Mendapat Tanda Peringatan Janur Kuning

Penggunaan janur kuning ini difungsikan sebagai tanda bahwa pemudik memiliki risiko dalam perjalanan

Pemudik yang Masuk Wilayah DI Yogyakarta Mendapat Tanda Peringatan Janur Kuning
IST
Petugas Satlantas Polres Kulonprogo memasangkan janur kuning di kendaraan pemudik yang kedapatan melanggar peraturan lalu lintas. 

TRIBUNJOGJA.COM - Sejak beberapa hari lalu masyarakat sudah melakukan perjalanan mudik menuju kampung halaman masing-masing.

Tapi kalian wajib tahu nih, jika mudik melewati Kota Yogyakarta.

Lo, memang ada apa?

Pemudik yang masuk ke Yogyakarta akan dipasang janur kuning.

Penggunaan janur kuning ini difungsikan sebagai tanda bahwa pemudik memiliki risiko dalam perjalanan mudik.

Alasan memberi tanda janur kuning lebih pada aspek edukasi bagi pengendara agar mengutamakan keselamatan.

“Janur kuning juga akan jadi bahan perhatian bagi pengendara lain dan pengendara itu sendiri untuk menyadari pentingnya keselamatan berkendara,” kata Kasat Lantas Polres Kulonprogo, AKP Maryanto

Janur kuning ini dipasang untuk pemudik yang berboncengan lebih dari dua menggunakan motor dan muatan barang yang berlebihan.

Dalam budaya Jawa, janur kuning diartikan sebagai simbol keselamatan bersama.

Pemasangan janur kuning ini memang tidak untuk pertama kalinya dilakukan di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). 

Mudik tahun lalu juga, polisi di Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta melakukan hal serupa.

Pemberian janur kuning ini hanya sebagai tanda saja bahwa pemudik memiliki risiko tinggi saat perjalanan mudik.

Nah, tuh dapat warning dari pihak kepolisian tentang muatan yang berlebih.

Jadi sebelum mudik, pastikan sobat Gridoto membawa barang yang diperlukan saja yak! (*)

Editor: dik
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help