Sains

Mengapa Ada Orang yang Tidak Bisa Berhenti Berbohong?

Dalam kasus lain, pembohong patologis mungkin tidak memiliki kapasitas untuk menghentikan diri mereka sendiri.

Mengapa Ada Orang yang Tidak Bisa Berhenti Berbohong?
Shutterstock via Kompas.com
Ilustrasi berbohong 

Sayangnya, para korban justru cenderung meragukan diri sendiri.

Ini mungkin terjadi karena kebohongan yang dilakukan pembohong patologis meningkat tanpa disadari.

Dengan kata lain, ketika satu kebohongan kecil dimulai kebohongan-kebohongan lain muncul untuk menutupinya.

"Jika seseorang berbohong, jangan mencoba dan membuat alasan tentang hal itu," kata Orloff.

"Sebuah kebohongan adalah kebohongan. Dan jika Anda mengungkapkannya kepada orang itu dan mereka mengatakan itu salahmu, atau tidak terjadi, maka ada sesuatu yang sangat salah terjadi," tambahnya.

Tidak Selalu Jahat

Linda Blair, seorang psikolog, menyebut bahwa pembohong patologis hanya terlalu impulsif untuk berkata jujur.

Skala impulsif reflektif sebenarnya telah tertanam dalam gen manusia.

Sangat sulit untuk seseorang yang sangat impulsif untuk berpikir sebelum melakukan sesuatu.

"Jika Anda adalah seorang yang impulsif, sangat sulit untuk menghentikan kebiasaan itu. Namun jika Anda memiliki perasaan yang sangat buruk di dalam diri (karena berbohong) Anda harus menyelesaikan masalah sekarang," kata Blair.

"Jadi ketika sampai di kepalamu, kau hanya mengatakannya. Itu tidak berarti kau harus berbohong, tapi sedikit lebih sulit bagimu untuk berhenti berbohong, lebih dari itu untuk seseorang yang lebih reflektif," imbuhnya.

Baca: Catat, 6 Zodiak Ini Sulit Dibohongi Lho!

Kebohongan patologis dan narsisisme tidak identik, mereka kadang-kadang berjalan seiring.

Dalam kasus lain, pembohong patologis mungkin tidak memiliki kapasitas untuk menghentikan diri mereka sendiri.

Blair mengatakan, mereka hanya perlu belajar mengendalikan dorongan dan kompulsi mereka.

Kebohongan mereka tidak selalu datang dari tempat yang buruk.

"Kurasa itu bukan sesuatu yang mereka tahu bagaimana cara menghadapinya," katanya.

"Kami pikir mungkin itu ada hubungannya dengan fungsi otak yang sebenarnya dan cara otak beberapa orang bekerja, yang membuatnya jauh lebih sulit bagi mereka untuk memahami efeknya terhadap orang lain ... Kami pikir, tapi kami belum tahu dengan pasti," sambung Blair.(TRIBUNJOGJA.COM)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kenapa Beberapa Orang Tidak Bisa Berhenti Berbohong?", https://sains.kompas.com/read/2018/06/12/190310223/kenapa-beberapa-orang-tidak-bisa-berhenti-berbohong.
Penulis : Resa Eka Ayu Sartika
Editor : Resa Eka Ayu Sartika

Editor: Ari Nugroho
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help